class="wp-singular post-template-default single single-post postid-45927 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Karimun

Selasa, 28 Juni 2022 - 19:35 WIB

Nelayan Karimun Tewas Disambar Petir, Satpolairud Polres Karimun Evakuasi Jenazah Korban

Karimun –  Satpolairud Polres Karimun berhasil mengevakuasi korban bernama Komarudin merupakan tekong kapal nelayan KM Rezeki Baru terpental kelaut saat menjaring ikan di perairan Takong Hiu.

Korban (56) meninggal diketahui tersambar petir saat melakukan aktivitas menarik jaring dengan menggunakan mesin troll dianjungan kapal, Selasa (28/06/22).

Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano, S.I.K., S.H. saat dikonfirmasi melalui Kasat polairud Polres Karimun, AKP Binsar Samosir, S.H., M.H. membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Binsar mengatakan, pihaknya telah menerima informasi tentang adanya nelayan yang tersambar petir saat melaut di perairan Takong Hiu kecamatan Tebing kabupaten Karimun.

Baca Juga :  Cabuli 5 Anak Dibawah Umur, Oknum Guru SDN di Kundur Ditahan Polisi

“Korban sewaktu melakukan aktifitas menarik jaring dengan menggunakan mesin troll di anjungan KM. Rezeki Baru tiba-tiba cuaca buruk dan hujan lalu datang petir langsung menyambar tubuh korban hingga berakibat korban terpental jatuh kelaut,” ujar Binsar.

Selanjutnya, korban dan 2 ABK Kapal yang ada di atas kapal KM. Rezeki Baru tersebut saat ini sudah dalam proses evakuasi oleh petugas Satpolairud Polres Karimun dibantu oleh nelayan sekitar yang sedang melakukan kegiatan menjaring di sekitar lokasi perairan tersebut.

Adapun jajaran Satpolairud Polres Karimun telah turun dengan menggunakan 2 (dua) unit kapal yaitu KP XXX-30-1002 dan RIB Satpolairud Polres Karimun.

Baca Juga :  Polisi Ringkus Tiga Pelaku Judi Togel di Karimun

“Anggota kita dan nelayan sedang mengevakuasi terhadap 1 (satu) unit KM. Rezeki Baru berikut korbans. Sedangkan ABK KM. Anwar dan Karim dalam keadaan selamat hanya terpental sejauh 1 meter posisi di atas Kapal,” jelas Kasat Polairud.

Selanjutnya, jenazah korban di bawa ke RSUD Muhammad Sani guna dilakukan Visum ET Revertum untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Perlu diketahui, korban dan rekannya telah turun kelaut menjaring sejak hari Selasa tanggal 21 Juni 2022 dan telah selama 8 (delapan) hari lamanya.**

 

Share :

Baca Juga

Featured

Dishub Karimun Adakan Pelatihan Sopir Teladan

Karimun

Peduli Lingkungan, DLH Karimun Pasang Spanduk Larangan Buang Sampah Sembarangan

Karimun

Lulik: Korban Minta Jalan-jalan Tapi Ditolak Suaminya

Karimun

Bupati Karimun Serahkan 114 Sertifikat Tanah Warga di gang Perdamaian

Berita

5 Unit Perahu Karet Milik TNI AL Bersihkan Eceng Gondok

Karimun

Satres Narkoba Polres Karimun Ungkap Penanganan Kasus Tindak Pidana Narkotika

Berita

PT Timah TBK Salurkan Bantuan, Ini Kata Wabup

Karimun

Suhajar Diantoro Ajak ASN Pemkab Karimun Terapkan Budaya Kerja BerAKHLAK
error: Content is protected !!