banner 200x200

Home / Kepri / Liputan Kriminal / Tanjungpinang

Selasa, 10 Januari 2017 - 20:04 WIB

Kapal Muatan Solar Milik Bos Pulau Buru Karimun Jaringan Internasional di Tangkap Lantamal IV Tanjungpinang

Liputankepri.com,Tanjungpinang  – Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal)  IV/Tanjungpinang berhasil menangkap pelaku penyelundupan solar jaringan internasional di sekitar perairan Pulau Karimun Kecil, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama S Irawan, di Tanjungpinang, Minggu mengatakan pelaku gagal menyelundupkan 30 ton solar.

“Aksi para penyeludup 30 ton solar itu digagalkan oleh Tim Lantamal IV/Tanjungpinang yang melakukan patroli dengan menggunakan  Kapal Angkatan Laut Marapas pada Sabtu (7/1),” ujarnya.

Dia menjelaskan awalnya, petugas mencurigai pergerakan kapal motor tanpa nama yang melakukan aktivitas saat gelap gulita dan gelombang laut yang cukup tinggi, kemudian melakukan pengejaran.

Namun kapal penyeludup terus melaju berusaha untuk melarikan diri dari kejaran petugas. Tidak mau kehilangan target, tim sempat melepaskan tembakan peringatan untuk menghentikan kapal.

Baca Juga :  KPK: BP Batam memiliki banyak masalah

“Akhirnya pada posisi 01 04 99  U-103 24 57 T di perairan Pulau Karimun Kecil, target berhasil dihentikan dan kendalikan oleh Tim WFQR,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, para pelaku penyelundup BBM adalah para pemain lama, dan diindikasikan berhubungan dengan sindikat internasional.

“Kuat dugaan aksi penyelundupan BBM memiliki jaringan internasional. Modus yang digunakan oleh para pelaku penyelundup BBM adalah dengan mengambil BBM illegal dari West OPL dengan cara ‘ship to ship’ selanjutnya dibawa menuju perairan Tanjung Balai Karimun untuk diangkut dengan menggunakan kapal-kapal yang berukuran lebih kecil,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan, kapal tersebut tidak memiliki nama dengan tonase diperkirakan 35-40 GT. Kapal tanpa nama berlayar dari Tanjung Balai Karimun dengan tujuan perairan Pulau Karimun Kecil, berbendera Indonesia dengan nahkoda berinisial IB, serta tiga orang anak buah kapal berinisial  YR, EP dan BG,”Pemilik kapal berinisial I,  warga Pulau Buru Tanjung Balai Karimun,” katanya.

Baca Juga :  Wabup Karimun Resmikan Penanaman 2000 Pohon Mangrove

Pelanggaran yang dilakukan diantaranya, kapal berlayar tanpa dilengkapi Surat Pemberitahuan Berlayar (SPB), tidak dilengkapi dengan dokumen muatan (manifest) kapal dan kapal berlayar tanpa dilengkapi dokumen pelayaran.

“Kegiatan ini sudah berulang kali dilakukan namun pada penangkapan kali ini justru BBM yang akan diselundupkan diduga berasal dari luar negeri yang dibawa masuk ke negara kita. Para pelaku sengaja menggunakan kapal-kapal dengan ukuran kecil yang telah dimodifikasi untuk mengangkut BBM guna mengelabuhi petugas,” terangnya.(Ant/k)

Share :

Baca Juga

Karimun

Jodhi Yudhono: “Wartawan Akan Menjadi Makhluk Yang Berbahaya Apabila Dibiarkan”

Karimun

Peringati Harlah Ke-57,PMII Gelar Kegiatan Sosial

Berita

Layanan IGD Rumah Sakit Bakti Timah Kembali Dibuka

Batam

Dinas PU Provinsi Kepri Utang Rp27 Miliar ke Pihak Ketiga

Karimun

Program Kelas Beasiswa Wujudkan Kehadiran PT Timah Lebih Berarti

Kepri

Gubernur Kepri Hadiri Pembukaan STQH Nasional XXVII Tahun 2023

Bintan

Gubernur Kepri Pantau Perkembangan KEK Galang Batang

Featured

Bukan Hanya Keuangan Karimun Mengalami Defisit,Daya Listrik Pun Defisit
%d blogger menyukai ini: