liputankepri.com, KARIMUN – Maraknya informasi ujaran kebencian dan berita tidak jelas asal usul maupun kebenarannya atau Hoax, yang tersebar dunia maya terkadang menimbulkan banyak persepsi negatif dan perpecahan dikalangan masyarakat.

Mengantisipasi dan memerangi hal tersebut, Polres Karimun menggandeng para blogger dan netizen dengan menggelar kegiatan Kopi Darat Kapolres Karimun dan Blogger Serta Netizen Karimun, RM Purnama Batu Lipai, Sabtu (30/9/2017)
Saat dialog dalam kopi darat tersebut, Kapolres berharap, kalau para netizen bisa memilah mana berita yang sesungguhnya dan mana berita yang bisa memecah belah kesatuan kesatuan dan bangsa.
“Masyarakat harus cerdas, memilih mana berita yang benar atau berita yang Hoax,” Ujar Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajaruddin
Kapolres mengakui, saat ini banyak sekali orang yang dijadikan sasaran oleh oknum yang tidak bertangung jawab di media sosial. Bahkan banyak yang terus memproduksi berita hoax dengan tujuan memecah belah kesatuan negara ini.
“Karena memang saat ini banyak yang memakai media sosial. Oknum-oknum memanfaatkan hal tersebut untuk mengacau,” tandasnya.
Dalam dialog tersebut juga dibicarakan perlu adanya kerja sama dan dibentuknya komunitas blogger, sehingga dapat menyaring dan menayangkan informasi yang membangun serta bermanfaat.
Seperti yang diungkapkan oleh Ketua Blogger Karimun, M Rasyid Nur. Dirinya mengharapkan dengan dibentuknya komunitas maka Karimun akan jauh dari berita Hoax.
“Dengan dibentuknya komunitas blogger, kita dapat membuat Karimun jauh dari berita-berita yang Hoax, yang bisa merugikan Karimun,” ujar Rasid Nur.
Melalui komunitas tersebut, seluruh blogger yang tergabung bisa mengirim berita atau informasi yang bermanfaat untuk pembangunan, namun tetap melalui seleksi.
Kemudian, seorang Netizan yang hadir, menanyakan terkait soal bagaimana cara para blogger bisa memberikan informasi yang menarik dan benar di masyarakat, sementara kalau untuk mengetahui harus membuka blog tersebut.
“Nanti kita akan buat grup media sosial Facebook, Ig, twitter, guna mengshare informasi yang telah disaring,” ujar M Rasid. (cp)








