Rapat EKPPD Resmi Dibuka Oleh Sekda Provinsi Kepri

- Jurnalis

Selasa, 25 Oktober 2016 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Kami berharap penilaian ke depan agar disesuaikan dengan ciri daerah, mengingat kami merupakan daerah kepulauan, bisa dikatakan sulit untuk disandingkan dengan daerah kontinental karena pola pembangunan dan evaluasi nya yang berbeda pula, jadi perlu penilaian secara khusus,”

 

Liputankepri.com,Tanjungpinang-Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, TS Arif Fadillah secara resmi membuka Rapat Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2016, Senin (24/10/2016) di Rupatama Lantai 4 Kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang.

Dalam sambutannya Arif mengatakan bahwa pelaksanaan EKPPD ini dibutuhkan keseriusan kepada seluruh Instansi baik tingkat kabupaten/kota maupun provinsi dalam menyusun dokumennya karena keseluruhan dari pelaporan ini mencerminkan indikator yang baik untuk Daerah.

Mengacu kepada UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah pada pasal 69 dan 70 mengatakan bahwa kepala daerah wajib menyampaikan laporan EKPPD ini dan juga sesuai dengan PP Nomor 3 tahun 2007 tentang laporan penyelenggaraan daerah, maka sinergi antar kabupaten/kota harus baik.

“Jika satu saja tidak serius dan hasilnya kurang baik maka secara keseluruhan Kepri memiliki nilai kurang baik, maka semua harus serius untuk mencapai nilai yang baik,” ujar Arif seperti yang dilansir laman Tribun, Selasa.

Arif juga mengatakan bahwa hasil laporan evaluasi 5 tahun terakhir Provinsi Kepri selalu masuk dalam peringkat 10 besar terbaik Provinsi se-Indonesia. Terakhir, Kepri berada di peringkat 6 dari 33 provinsi, masih dibawah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta dan Kalimantan Timur. Hal ini perlu dipertahankan dan menjadi lebih baik kedepannya.

Secarah khusus Arif juga berharap kepada Tim Nasional agar kriteria penilaian disesuaikan dengan karakteristik masing-masing daerah.

“Kami berharap penilaian ke depan agar disesuaikan dengan ciri daerah, mengingat kami merupakan daerah kepulauan, bisa dikatakan sulit untuk disandingkan dengan daerah kontinental karena pola pembangunan dan evaluasi nya yang berbeda pula, jadi perlu penilaian secara khusus,” harap Arif.

Rapat Evaluasi sendiri di jadwalkan akan dilaksanakan selama 5 hari mulai 24 Oktober hingga 28 Oktober 2016 dengan mendatangkan langsung Tim Nasional EKPPD dari Kemendagri.

Tim yang diketuai oleh Gunawan selaku Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Ditjen OTDA ini akan memvalidasi dan mengevaluasi laporan-laporan pertanggungjawaban kinerja dari Dinas, Badan, Biro dan Sekretariat DPRD Pemerintah Provinsi juga Kabupaten/Kota. Kegiatan akan ditutup dengan penandatanganan berita acara laporan hasil EKPPD Provinsi Kepri 2016.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud
Diduga Ada Upaya Penghentian Kasus Perusakan Mangrove dan Batching Plant Ilegal di Meranti, Sumber Klaim Polisi “Sudah Diatur”
Diduga Institusi Polri Kembali “Melawan” Perintah Prabowo, Penyidikan Kasus Santo Cs Rusak Hutan Mangrove di Meranti Diduga Di-SP3 Diam-diam
Masyarakat Keluhkan Buruknya Pelayanan dan Fasilitas Kesehatan Pada RSUP Kepri
Patroli Tengah Malam, Kapolsek Tualang Pimpin Pengecekan Pos Ronda Demi Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif
340 Siswa MAN Insan Cendikia Antusias Ikuti Program Police Goes To School
Sertijab Sejumlah Kepala Desa di Kecamatan Kampar Sekaligus Pelepasan Purna Tugas ASN
Buka Diklat Calon Paskibraka Meranti, Wabup Muzamil : Menjadi Paskibraka adalah Kebanggaan

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 08:04 WIB

Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud

Rabu, 26 November 2025 - 11:39 WIB

Diduga Ada Upaya Penghentian Kasus Perusakan Mangrove dan Batching Plant Ilegal di Meranti, Sumber Klaim Polisi “Sudah Diatur”

Selasa, 11 November 2025 - 22:12 WIB

Diduga Institusi Polri Kembali “Melawan” Perintah Prabowo, Penyidikan Kasus Santo Cs Rusak Hutan Mangrove di Meranti Diduga Di-SP3 Diam-diam

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 19:31 WIB

Masyarakat Keluhkan Buruknya Pelayanan dan Fasilitas Kesehatan Pada RSUP Kepri

Minggu, 5 Oktober 2025 - 10:05 WIB

Patroli Tengah Malam, Kapolsek Tualang Pimpin Pengecekan Pos Ronda Demi Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif

Berita Terbaru

Berita

Jelang Nataru 2025, Polsek Tambang Gelar Rakor Pengamanan

Kamis, 4 Des 2025 - 19:36 WIB