Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196

Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196
Rusak Terumbu Karang,Puluhan Nelayan Demo DPRD | Berita Terkini class="wp-singular post-template-default single single-post postid-1461 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam / Featured

Minggu, 11 September 2016 - 12:15 WIB

Rusak Terumbu Karang,Puluhan Nelayan Demo DPRD

Demo Nelayan

Demo Nelayan

“Ia menilai, DPRD lebih berpihak kepada PT Pertamina yang melakukan pengerukan alur laut, yang menyebabkan kerusakan lingkungan hidup biota laut sehingga mengakibatkan tangkapan ikan nelayan terus menurun.

 

Liputankepri.com,batam – Puluhan massa dari Forum Masyarakat Peduli Nelayan Pulau Kasu, menggeruduk gedung DPRD Batam, Jumat (9/9).

Mereka resah dengan aktifitas pendalaman alur laut yang dilakukan PT Pertamina di Pulau Sambu.

Dalam orasinya, massa membawa spanduk yang bertuliskan kembalikan terumbu karang, dan hak-hak nelayan Pulau Kasu. Mereka juga menganggap DPRD Batam, selaku wakil rakyat, tidak berpihak kepada para nelayan.

“Padahal kami sampaikan sejak 21 juni 2016, namun tak ditanggapi,” ujar Askarmin, salah seorang pendemo.

Ia menilai, DPRD lebih berpihak kepada PT Pertamina yang melakukan pengerukan alur laut, yang menyebabkan kerusakan lingkungan hidup biota laut sehingga mengakibatkan tangkapan ikan nelayan terus menurun.

Menanggapi unjuk rasa tersebut, Werton Panggabean anggota Komisi III DPRD Batam menyambut warga nelayan Pulau Kasu. Ia mengajak warga untuk membicarakan masalah ini dengan anggota komisi III lain di ruangannya.

“Sejauh ini, kita belum tahu apa dampak dari aktifitas itu. Kita akan pelajari,” ujar Werton.

Menurutnya, permasalahan ini akan dibawa dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), pada 16 September ini. Komisi III akan memanggil pihak terkait, seperti Pertamina, Bapedal, camat, lurah, untuk mencari kebenarannya.

“Apa saja kerusakannya kita belum tahu. Makanya harus ada hearing. Supaya jelas akar masalahnya,” beber politisi Gerakan Indonsia Raya (Gerindra) tersebut.**

Share :

Baca Juga

Batam

Diduga Terlibat Perdagangan BBM Ilegal,Bakamla RI Amankan 2 Kapal Tugboat

Batam

Ditjen Imigrasi Kepri Akui Oknum Pegawai Imigrasi Batam Terlibat Dalam Kasus Pemerasan WNA

Ekonomi

Sekda: “Tahun ini ASN Yang Berangkat Haji Kurang Lebih 50 Orang”

Batam

Amsakar Serahkan LKPD Tahun 2021 ke BPK RI

Batam

Polda Kepri Gerebek Judi Dadu,6 Orang di Amankan

Featured

Kolam Tamara Jadi Ikon Baru Di Karimun

Batam

Pemerintah Kota Batam Gerak cepat atasi Banjir di Perumahan Taman harapan Indah

Featured

Anggota Dewan Mangkir Saat Ikut Tes Urine Narkoba di Kantor DPRD Kepri
error: Content is protected !!