Rusak Terumbu Karang,Puluhan Nelayan Demo DPRD

- Jurnalis

Minggu, 11 September 2016 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demo Nelayan

Demo Nelayan

“Ia menilai, DPRD lebih berpihak kepada PT Pertamina yang melakukan pengerukan alur laut, yang menyebabkan kerusakan lingkungan hidup biota laut sehingga mengakibatkan tangkapan ikan nelayan terus menurun.

 

Liputankepri.com,batam – Puluhan massa dari Forum Masyarakat Peduli Nelayan Pulau Kasu, menggeruduk gedung DPRD Batam, Jumat (9/9).

Mereka resah dengan aktifitas pendalaman alur laut yang dilakukan PT Pertamina di Pulau Sambu.

Dalam orasinya, massa membawa spanduk yang bertuliskan kembalikan terumbu karang, dan hak-hak nelayan Pulau Kasu. Mereka juga menganggap DPRD Batam, selaku wakil rakyat, tidak berpihak kepada para nelayan.

“Padahal kami sampaikan sejak 21 juni 2016, namun tak ditanggapi,” ujar Askarmin, salah seorang pendemo.

Ia menilai, DPRD lebih berpihak kepada PT Pertamina yang melakukan pengerukan alur laut, yang menyebabkan kerusakan lingkungan hidup biota laut sehingga mengakibatkan tangkapan ikan nelayan terus menurun.

Menanggapi unjuk rasa tersebut, Werton Panggabean anggota Komisi III DPRD Batam menyambut warga nelayan Pulau Kasu. Ia mengajak warga untuk membicarakan masalah ini dengan anggota komisi III lain di ruangannya.

“Sejauh ini, kita belum tahu apa dampak dari aktifitas itu. Kita akan pelajari,” ujar Werton.

Menurutnya, permasalahan ini akan dibawa dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), pada 16 September ini. Komisi III akan memanggil pihak terkait, seperti Pertamina, Bapedal, camat, lurah, untuk mencari kebenarannya.

“Apa saja kerusakannya kita belum tahu. Makanya harus ada hearing. Supaya jelas akar masalahnya,” beber politisi Gerakan Indonsia Raya (Gerindra) tersebut.**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta
Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan
Ditjen Imigrasi Kepri Akui Oknum Pegawai Imigrasi Batam Terlibat Dalam Kasus Pemerasan WNA
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah
Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima
Bea Cukai Batam Amankan 1,12 Juta Batang Rokok Ilegal di Pulau Panjang

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:46 WIB

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Selasa, 7 April 2026 - 10:58 WIB

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Kamis, 2 April 2026 - 09:45 WIB

Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:22 WIB

Ditjen Imigrasi Kepri Akui Oknum Pegawai Imigrasi Batam Terlibat Dalam Kasus Pemerasan WNA

Berita Terbaru