Satu Orang Penyelundup Sabu Lolos Melalui Karimun

- Jurnalis

Sabtu, 27 Januari 2018 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Batam – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri mengembangkan kasus yang melibatkan penyelundup sabu melalui anus asal Malaysia.

Sebelumnya sudah empat orang kurir ditangkap, lalu satu pengendali. Kabid Brantas BNNP Kepri Bubung Pramiadi mengatakan tidak menutup kemungkinan, tersangka kasus ini bisa bertambah. “Penyelundupnya lebih dari empat,” katanya, Jumat (26/1)

Dari keterangan yang dikorek penyidik BNNP Kepri dari koordinator penyelundup sabu, Mn, ternyata ada enam orang kurir yang direkrutnya. Lima masuk ke Batam melalui Pelabuhan Internantional Batam Center. Satu orang masuk ke melalui Karimun.

Bubung mengatakan kurir sabu yang masuk dari Karimun, tidak bisa terlacak begitu empat orang temannya tertangkap di Batam. “Semuanya WN Malaysia,” ucapnya Bubung.

Saat ini, kata Bubung pihaknya sedang melakukan penyelidikan mendalam terhadap semua orang tersangka. Selain empat kurir dan satu pengendali jaringan sabu ini. BNNP Kepri juga memeriksa dua orang lainnya.

“Dua orang ini, satu rombongan masuk ke Batam melalui Pelabuhan Batam center. Kami sedang dalami peranan mereka,” ucapnya.

20 Januari lalu, petugas BNNP Kepri mengamankan empat orang kurir narkoba, yang mencoba menyelundupkan sabu ke Surabaya. Dari tangan empat orang ini diamankan 839,86 gram sabu yang disembunyikan di dalam anus.

Dari keterangan Mn, Mfz, Mnr, dan Mf, di dapat nama Mukhtar. Mukhtar memiliki pernanan sebagai pengendali penyelundupan narkoba itu. Petugas BNNP Kepri melakukan penelusuran, ternyata keberadaan Mukhtar berada di dalam Lapas Tanjungpinang.Para kurir ini dikendalikan Mukhtar melalui ponsel.

Seperti yang dilansir laman batampos, Rabu (24/1) lalu. Ia menuturkan bahwa ponsel itu didapatnya dari narapidana yang akan keluar Lapas. “Tak pernah tertangkap sipir, saya sembunyikan di luar sel,” ucap Mukhtar.

Selama dua bulan menggunakan ponsel itu. Sebanyak 7 kali penyelundupkan berhasil dipandunya hingga tempat pemesanan. Ada tiga daerah yang sering memesan sabu dari bos Mukhtar yakni Palembang, Lombok dan Malaysia.***

 

 

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Moro Gencarkan Pencegahan Karhutla di Wilayah Rawan
27 Kg Sabu Digagalkan di Selat Akar, Polisi Tembak Juru Mudi-Desakan Bongkar Bandar Besar Menguat
Polres Kepulauan Meranti Gagalkan Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Internasional
Satgas Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Percepat Pembangunan di Dua Titik Kabupaten Siak, Satu Titik Hampir Rampung
Operasi Antik 2026 Polsek Tebing Tinggi Ringkus Di Duga Pengedar Sabu Nipah Sendanu
Diduga Komentar Fb “Ory Jone” Hina Wartawan! Insan Pers Anambas Siap Lapor Polisi
Razia Gabungan di Tempat Hiburan Malam Karimun Nihil Narkoba
Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 20:47 WIB

Polsek Moro Gencarkan Pencegahan Karhutla di Wilayah Rawan

Selasa, 28 April 2026 - 15:16 WIB

Polres Kepulauan Meranti Gagalkan Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Internasional

Selasa, 28 April 2026 - 12:24 WIB

Satgas Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Percepat Pembangunan di Dua Titik Kabupaten Siak, Satu Titik Hampir Rampung

Senin, 27 April 2026 - 09:02 WIB

Operasi Antik 2026 Polsek Tebing Tinggi Ringkus Di Duga Pengedar Sabu Nipah Sendanu

Minggu, 26 April 2026 - 19:15 WIB

Diduga Komentar Fb “Ory Jone” Hina Wartawan! Insan Pers Anambas Siap Lapor Polisi

Berita Terbaru

Berita

Anggota DPR RI Tinjau Kawasan Industri Tanjung Buton

Rabu, 29 Apr 2026 - 01:17 WIB

Berita

Polsek Moro Gencarkan Pencegahan Karhutla di Wilayah Rawan

Selasa, 28 Apr 2026 - 20:47 WIB