Siti Mengaku Tak Tahu Cairan untuk Mengusap Wajah Kim Jong Nam Itu Racun Mematikan

- Jurnalis

Minggu, 26 Februari 2017 - 06:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lipuptankepri.com,KUALA LUMPUR – Terduga pelaku pembunuhan Kim Jong Nam, Siti Aisyah, menyangka cairan yang dipakainya untuk mengusap wajah Kim Jong Nam hanya minyak bayi.

Siti tak mengira bahwa cairan itu merupakan cairan mematikan. Demikian dilaporkan media Jepang NHK, Sabtu (25/2/2017).

Hal itu disampaikan Siti Aisyah kepada pihak KBRI Kuala Lumpur di kantor polisi Cyberjaya, Sabtu (25/2/2017).

Polisi Malaysia mengatakan dua tersangka, yakni dari Indonesia dan Vietnam, mengusap cairan di wajah Kim di Bandara Internasional Kuala Lumpur tak lama sebelum ia meninggal pada 13 Februari.

Pemerintah Malaysia telah mengungkapkan zat yang membunuh Kim adalah gas beracun kimia saraf VX.

Wakil Duta besar Indonesia untuk MalaysiaAndriano Erwin telah bertemu Siti Aisyah (25), pada Sabtu (25/2/2017) di Malaysia.

Wanita berusia 25 tahun itu ditemui dalam tahanannya. Selain Siti Aisyah, seorang lain, seorang wanita asal Vietnam, yang juga ditangkap, karena diduga membunuh saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, yakni Kim Jong Nam, pada Senin (13/2/2017).

Berdasarkan keterangan dari Siti, ia dibayar 90 dolar Amerika Serikat (AS) untuk membantu untuk melakukan serangan terhadap Kim Jong Nam yang akhirnya berakibat kematian saudara tiri Kim Jong Un.

Tapi Wakil Duta besar Andriano Erwin mengulang keterangan Siti Aisyah ketika ditemui, bahwa dia telah ditipu. Karena ia direkrut dan dibayar untuk melakukan acara lucu-lucuan bagi acara televisi. Bukan untuk membunuh.

Menurut polisi, Aisyah mengosok gas saraf VX ke wajah Kim Jong Nam di tengah kerumunan wisatawan di Bandara Kuala Lumpur pada Senin (13/2/2017).

Tim Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur didampingi pengacara telah melakukan kunjungan kekonsuleran kepada Siti Aisyah di kantor polisi Cyberjaya, Sabtu (25/2/2017) pukul 10.30 waktu setempat.

Dalam keterangan pers dari kementerian Luar Negeri RI dijelaskan bila kunjungan tersebut adalah tindak lanjut dari pemberian akses kekonsuleran yang disampaikan Menlu Malaysia kepada Menlu RI, Jumat (24/2/2017) malam.

“Kunjungan tersebut berlangsung sekitar 30 menit,” tulis siaran pers tersebut, Sabtu (25/2/2017).

Sumber : tribun

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Kepulauan Meranti Gagalkan Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Internasional
Operasi Antik 2026 Polsek Tebing Tinggi Ringkus Di Duga Pengedar Sabu Nipah Sendanu
Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
Tampa Ampun Polres Meranti Sikat Pengedar Sabu Di Selatpanjang.
Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Laporan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
Bareskrim Polri Tangkap Kurir Sabu 21,9 Kg Dikamar 202 Hotel Surya Bengkalis

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 15:16 WIB

Polres Kepulauan Meranti Gagalkan Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Internasional

Senin, 27 April 2026 - 09:02 WIB

Operasi Antik 2026 Polsek Tebing Tinggi Ringkus Di Duga Pengedar Sabu Nipah Sendanu

Minggu, 26 April 2026 - 08:32 WIB

Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram

Sabtu, 25 April 2026 - 10:38 WIB

Tampa Ampun Polres Meranti Sikat Pengedar Sabu Di Selatpanjang.

Kamis, 23 April 2026 - 11:14 WIB

Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi

Berita Terbaru

Berita

Polsek Moro Gencarkan Pencegahan Karhutla di Wilayah Rawan

Selasa, 28 Apr 2026 - 20:47 WIB