Tak Terima Divideokan dan Ancam Tembak, Pria di Riau Ditangkap Polisi

- Jurnalis

Rabu, 15 Mei 2024 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuansing- Seorang pria berinisial JP (35) ditangkap polisi karena melakukan pengancaman dengan kekerasan di Desa Giri Sako, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Selasa (14/5/2024).

Pelaku mengancam korban seorang pria berinisial RB. Pelaku mengancam menembak korban, karena marah divideokan.

“Pelaku marah karena korban mengambil video saat pelaku cekcok dengan rekan korban berinisial C (65). Pelaku mengancam menembak korban dengan senjata senapan angin,” ungkap Kasat Reskrim Polres Kuansing, AKP Linter Sihaloho kepada dikutip dari Kompas.com melalui keterangan tertulis, Selasa.

Dijelaskan Linter, korban bersama rekannya sedang mengecek kebun sawit yang akan dipanen.

Saat itu, mereka melihat pelaku membawa buah sawit menggunakan sepeda motor.

Merasa curiga, korban dan rekannya bersembunyi di sekitar pohon kelapa sawit.

“Tak lama kemudian, terdengar suara tembakan satu kali. Korban melihat pelaku sedang cekcok mulut dengan saksi C,” ujar Linter.

Saat kejadian itu, korban berinisiatif merekam video keributan tersebut menggunakan ponselnya.

Namun, pelaku tidak terima dan mengancam korban dengan berkata “kau jangan rekam-rekam, nanti sikit-sikit lapor polisi. Nanti ku tembak kau”.

“Pelaku membawa senapan angin yang di sandangnya. Kemudian merampas ponsel milik korban hingga terjadi keributan. Saksi C melerai keributan dan membawa korban meninggalkan lokasi kejadian,” kata Linter.

Tidak senang dengan peristiwa tersebut, lanjut Linter, korban melaporkan ke Polres Kuansing.

Lalu, Satreskrim Polres Kuansing melakukan penyelidikan dengan barang bukti video pengancaman.

“Pelaku memenuhi panggilan penyidik Satreskrim Polres Kuansing. Setelah semua bukti dan keterangan saksi cukup, pelaku JP ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan,” kata Linter.**(Kompas)

Editor : Agustian indramajid

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KLM Setia Bersama Karam di Perairan Selat Ringgit, Nahkoda dan ABK Selamat
AS Dilaporkan Jalin Kontak dengan Oposisi Israel, Cari Pengganti Netanyahu
Iran Tutup Kembali Selat Hormuz Pasca serangan Israel ke Lebanon
Konflik Intimidasi Wartawan, Kapolsek Kampar Kiri Sukses Damaikan Antoni SOS dan Hasbi IWO
Polsek Tebing Tinggi Tangkap Dua Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Meranti
Soal Kasus PT Karimun Sembawang Shipyard, LSM SNPP Laporkan DLH Kabupaten Karimun ke Ombudsman Kepri Terkait Dugaan Maladministrasi
Pria di Selatpanjang Ditemukan Meninggal dikamar Penginapan
Sidang Adat LAM Kepri Usir Penghina Bangsa Melayu dari Kota Batam

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 18:24 WIB

KLM Setia Bersama Karam di Perairan Selat Ringgit, Nahkoda dan ABK Selamat

Senin, 22 Juni 2026 - 12:28 WIB

AS Dilaporkan Jalin Kontak dengan Oposisi Israel, Cari Pengganti Netanyahu

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:57 WIB

Iran Tutup Kembali Selat Hormuz Pasca serangan Israel ke Lebanon

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:39 WIB

Konflik Intimidasi Wartawan, Kapolsek Kampar Kiri Sukses Damaikan Antoni SOS dan Hasbi IWO

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:56 WIB

Polsek Tebing Tinggi Tangkap Dua Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Meranti

Berita Terbaru

Kep Meranti

Polsek Tebing Tinggi Barat Lakukan Pembinaan Tanaman Timun

Kamis, 25 Jun 2026 - 20:36 WIB