class="wp-singular post-template-default single single-post postid-36642 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kep Meranti

Minggu, 28 Maret 2021 - 00:02 WIB

Tidak Terima Diminta Bayar Lunas, Oknum Lapas Selatpanjang Tampar Karyawan Laundry

Liputankepri.com,Meranti- Tidak terima ketika diminta bayar penuh disaat mengambil pakaian, salah seorang oknum petugas Lapas selatpanjang malah menampar karyawan laundry jumat,(26/3/21)sore.

Diketahui pelaku adalah wanita berinisial DN baru beberapa bulan bertugas sebagai keamanan dan pembina narapidana dilapas selatpanjang itu terkesan sangat arogan serta mencoreng nama institusi khususnya Lapas Selatpanjang.

Sementara itu korban berinisial MPA waga Rintis Selatpanjang Saat dikonfirmasi menceritakan kepada media ini bahwa disaat kejadian ia sudah bicara secara baik-baik.

“Ketika itu DN ingin mengambil laundry dan hanya mau membayar sebesar 100 ribu saja sementara hutangnya yang lama sudah menumpuk, selepas itu saya ditolak dan ditunjal ( dorong secara keras dibagian wajah/kepala ), saya hanya diam dan saya lihat suaminya juga diam saja ketika saya diperlakukan seperti itu,” ungkapnya

Ditambahnya lagi, ia Mengaku pihak keluarga masih belum terima atas kejadian ini,” Orang tua dan paman saya tidak terima kalau saya diperlakukan seperti itu, lagi pula saya disuruh berdamai saja karena atasan DN datang dikantor polsek dan juga saya tidak didampingi orang tua atau keluarga disaat proses perdamaian itu,”ujarnya.

Ditemui media diruang kerjanya Sabtu(27/3/21), Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Selatpanjang,Khairul Bahri Siregar,SH membenarkan pristiwa tersebut dan menginformasikan bahwa kedua belah pihak sudah berdamai.

“Saya sudah mendapat informasi tadi malam dari petugas yang lain, atas informasi itu saya perintahkan petugas yang lain untuk mencari kebenaranya ternyata kedua belah pihak sudah berada di polsek dan sudah dimediasi dan ada surat perjanjian, artinya secara pidana sudah selesai disana sudah ada kesepakatan perdamaian,” ungkap Khairul kepada media ini.

Atas sikap dinilai arogan dan tidak mencerminkan petugas lapas yang mengayomi itu Khairul selaku orang nomor satu lapas itu mengucapkan permohonan maafnya kepada keluarga korban dan terutama kepada tokoh dan masyarakat meranti khususnya.

“Saya selaku pembina Lapas ini bukan hanya untuk yang bersangkutan tapi untuk seluruh petugas yang ada cukup sudah berusaha semak simal mungkin tapi jika ada hal-hal yang menyimpang diluar dugaan kami seperti ini kami atas nama intansi minta maaf,”tambahnya.

Lanjutnya,”Karena hal ini baru saja terjadi kemaren untuk itu pada hari Senin besok pada waktu kerja kita akan panggil dan akan kita ambil langkah-langkah untuk menindak lanjuti pernyataan dari petugas kami itu sendiri tentang permasalahan yang terjadi dan pembinaan pasti saya lakukan,” tutupnya.

Bentuk kepedulian serta berupaya menjaga keharmonisan antara institusi lapas dengan masyarakat kepala Lapas bersama petugas lainya. Malamnya menjalin silaturahmi dengan mendatangi rumah korban dan klarifikasi dengan keluarga tentang permasalahan terhadap salah seorang petugasnya semoga bisa terselesaikan.(rks/tm).

Share :

Baca Juga

Kep Meranti

Polres Meranti Amankan Dua Terduga Pelaku Pembakar Lahan

Kep Meranti

BreakingNews : Korban Kapal Tengelam Di Perairan Rangsang Barat Berhasil Ditemukan

Kep Meranti

Memeriahkan Kemerdekaan RI ke 78, Puluhan Klub Ikuti Turnamen Bola Voli Andika Cup I Di Meranti

Kep Meranti

Dibuka Sekda Kamsol, UIN Suska Riau Gelar Kegiatan Pengabdian Masyarakat Tahun 2021

Featured

Kapal Asing Berbendera Taiwan Masih Dalam Pemeriksaan “Anjing Pelacak Akan Diterjunkan”

Kep Meranti

Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Meranti Qurbankan 3 Ekor Sapi

Kep Meranti

Alumni SMP2 Angkatan 1988 Gelar Reuni Dengan Tema Merangkai Kisah Menjalin silaturahmi

Kep Meranti

Hasil Swab Keluar, Satu PDP di Kepulauan Meranti Positif Covid-19
error: Content is protected !!