Vaksinasi menuju wisata dan berbisnis sehat di Kepri

- Jurnalis

Selasa, 22 Juni 2021 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lagoi Bay Bintan.

Lagoi Bay Bintan.

©Gubernur Ansar: Jika Target Vaksinasi Tercapai

Tanjungpinang – Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad meminta dukungan dan kerjasama kepada para pimpinan asosiasi perusahaan dan pimpinan perusahaan untuk menyukseskan capaian target vaksinasi 50 persen di akhir Juni. Kekhawatiran Gubernur Ansar adalah kalau tidak mencapai target, perusahaan harus ikut vaksinasi gotong royong yang biayanya tidak sedikit.

“Padahal kita sudah mendapat izin untuk vaksinasi pekerja perusahaan dan industri memakai vaksinasi umum. Kita mendapat target khusus karena kita juga mendapat perlakuan khusus,” kata Gubernur Ansar saat memimpin rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi Covid-19 bagi Pekerja Industri di Rupatama Lt. 4 Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Selasa (22/6).

Menurut Gubernur Ansar, Provinsi Kepri termasuk yang mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Pusat. Hal ini karena pertumbuhan ekonomi Kepri masih tertekan kuat terutama di sektor pariwisata.

“Kita diberikan tugas untuk mempercepat kegiatan vaksinasi. Demi mendukung persiapan dibukanya travel bubble. Jika target tercapai, di bulan Juli Pemerintah Pusat akan mendeklarasikan bahwa kunjungan wisata dan bisnis ke Kepri adalah kunjungan yang sehat dan aman,” ujar Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar mengatakan bahwa salah satu tugasnya sebagai Gubernur dalam hal vaksinasi adalah memastikan ketersediaan vaksin. Sedangkan yang melaksanakan tugas vaksinasi adalah masing-masing Pemda Kabupaten dan Kota.

Baca Juga :  Gubernur Kepri Dampingi Menkoinfo ke Natuna

“Terakhir kita mendapat tambahan vaksin astrazeneca yang tidak terpakai dari Sulawesi Utara sebanyak enam ribu vial untuk 60 ribu sasaran vaksinasi. Untuk itu dalam satu harinya saya harap ada 30 perusahaan yang ikut vaksinasi dengan masing-masing mengirimkan 500 orang. Sehingga mendapat angka 15 ribu orang ditambah vaksinasi masyarakat umum sehingga target 16 ribu orang perhari sampai akhir Juni di Batam akan tercapai,” tutur Gubernur Ansar.

Kemudian Gubernur Ansar yakin bahwa khusus di Tanjungpinang, Bintan dan Karimun hanya tinggal pemantapan. Yang perlu jadi fokus adalah Batam karena perusahaannya banyak, dan capaian vaksinasi belum maksimal.

Baca Juga :  Gubernur Kepri Resmikan Musholla Al-Amin di Kampung Batu Besar Batam

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja Kepri Mangara Simarmata memaparkan bahwa dari sasaran 204.752 orang pekerja di Batam, Bintan, Karimun, dan Tanjungpinang, telah terdata sebanyak 159.000 orang.

“Sampai 21 Juni 2021, capaian vaksinasi sebanyak 56.024 orang atau 27,36 persen, maka perlu kita susun bersama simulasi target vaksinasi harian sampai akhir juni untuk mencapai target,” papar Mangara.

Turut hadir dalam rapat tersebut melalui video conference Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman, Perwakilan Danrem, Sekda Batam Jefridin, para Pimpinan asosiasi perusahaan, para Pimpinan perusahaan dan Kadisnaker kabupaten kota. Sedangkan hadir langsung mendampingi Gubernur Ansar adalah Sekdaprov H.T.S Arif Fadilah, Asisten III Muhammad Hasbi, Kadis Kesehatan M. Bisri, Kadis Naker Mangara Simarmata, Karo Pembangunan Aries Fhariandi, dan Kaban Kesbangpol Lamidi.**

Editor: Ura

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC
Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan
TNI AL Gagalkan Upaya Pencurian Batu Granit di Perairan Selat Gelam, Karimun
Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan
Satresnarkoba Polres Karimun Ungkap 14 Kasus serta Musnahkan 558,7 Gram Sabu
Ditjen Imigrasi Kepri Akui Oknum Pegawai Imigrasi Batam Terlibat Dalam Kasus Pemerasan WNA
Bea Cukai Batam Amankan 1,12 Juta Batang Rokok Ilegal di Pulau Panjang

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:32 WIB

Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC

Senin, 13 April 2026 - 10:01 WIB

Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan

Minggu, 5 April 2026 - 16:33 WIB

TNI AL Gagalkan Upaya Pencurian Batu Granit di Perairan Selat Gelam, Karimun

Kamis, 2 April 2026 - 09:45 WIB

Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:08 WIB

Satresnarkoba Polres Karimun Ungkap 14 Kasus serta Musnahkan 558,7 Gram Sabu

Berita Terbaru