class="wp-singular post-template-default single single-post postid-267118 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Kep Meranti / Riau

Senin, 22 Juni 2026 - 12:39 WIB

Wabup Muzamil Minta ASN dan Perangkat Desa Jaga Netralitas di Pilkades 2026

MERANTI – Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menegaskan pentingnya menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN), perangkat desa, dan penyelenggara menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 yang akan berlangsung di 12 desa.

Penegasan itu disampaikan Muzamil saat membuka secara resmi Rapat Koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait pelaksanaan Pilkades 2026, Senin (22/6/2026), di Ruang Rapat Dinas PUPR Kabupaten Kepulauan Meranti.

Menurut Muzamil, Pilkades merupakan salah satu proses demokrasi yang sangat penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Karena itu, seluruh tahapan harus dipersiapkan secara matang agar berjalan aman, tertib, lancar, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Saya mengingatkan agar seluruh ASN, perangkat desa, dan penyelenggara Pilkades menjaga netralitas serta tidak terlibat dalam politik praktis. Netralitas merupakan bentuk komitmen kita dalam menjaga kualitas demokrasi dan kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta para camat menjalankan tugas secara profesional, transparan, akuntabel, dan netral. Selain itu, monitoring dan pembinaan terhadap desa-desa yang melaksanakan Pilkades harus terus dilakukan guna mencegah potensi pelanggaran yang dapat memicu sengketa maupun konflik di tengah masyarakat.

Muzamil menekankan bahwa pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam menyukseskan Pilkades. Dukungan Forkopimda, TNI, Polri, OPD terkait, camat, panitia Pilkades, tokoh masyarakat, hingga seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga situasi tetap kondusif.

“Perbedaan pilihan dalam Pilkades adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun persatuan, kerukunan, dan keamanan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama. Jangan sampai perbedaan pilihan menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat desa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Kepulauan Meranti, Asroruddin, menjelaskan rapat koordinasi tersebut bertujuan meningkatkan sinergi antarinstansi, menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan, serta memastikan kesiapan panitia dan pengamanan pelaksanaan Pilkades.

Ia menyebutkan Pilkades Serentak 2026 akan dilaksanakan di 12 desa yang tersebar pada tujuh kecamatan dari total sembilan kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPU Kepulauan Meranti, Katmuji, menyatakan pihaknya siap memberikan dukungan teknis melalui koordinasi dengan Dinas PMD. KPU juga akan membantu penyediaan data pemilih hasil pemilu terakhir untuk kebutuhan Pilkades dengan tetap mengacu pada ketentuan perlindungan data pribadi.

Menurut Katmuji, penguatan kapasitas penyelenggara dan kepastian aturan teknis menjadi faktor penting untuk mengantisipasi berbagai titik rawan yang kerap muncul dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa.

Share :

Baca Juga

Bengkalis

Kasmarni Berharap Penerapan Tata Kelola Pertanahan yang Bersih dan Transparan

Berita

Bupati Kampar Sampaikan LKPJ 2019 Pada Sidang Paripurna

Advertorial

Wujudkan Aksi Nyata, PT Timah Tanam Ratusan Ribu Mangrove Dukung Target Net Zero Emission

Berita

Polsek Merbau Bantu Warga Lewat Giat Kamis Barokah

Berita

Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan, Kemnaker Perkuat Sistem Pengawasan

Berita

Satgas TMMD Kodim 0317/TBK Bangun Tugu Prasasti

Berita

Polres Meranti Ikuti Maulid Nabi Muhammad via Zoom Meeting Bersama Kapolri

Berita

Bupati Karimun Meninjau Lokasi Kebakaran di Meral
error: Content is protected !!