Gara-gara Upeti,Nelayan Mengadu ke Kapolres Bintan

- Jurnalis

Minggu, 7 Agustus 2016 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Kita tak boleh menuduh kalau Satpolair suka minta upeti. Karena tak semua anggota yang mau berbuat hal seperti itu. Tapi kalau terbukti akan kita tindak tegas,” katanya.

 

Liputankepri.com,Bintan – Himpunan Seluruh Nelayan Indonesia (HNSI) Bintan meminta kepada Polres Bintan untuk menindak tegas satuannya, Satpolair yang sering melakukan tindakan kasar kepada nelayan. Karena selama ini Satpolair meminta upeti (uang keamanan) kepada seluruh nelayan yang beraktivitas mencari ikan di perairan Bintan.

 “Sebelum melaut nelayan sudah melapor ke Polair. Namun ketika usai melaut dan membawa muatan ikan tangkapan, selalu saja kapal patroli Polair menghadang nelayan. Mereka minta upeti berupa uang dan ikan,” ujar Ketua HSNI Bintan, Baini ketika menyampaikan keluhannya kepada Kapolres Bintan, AKBP Febrianto Guntur Sunoto saat acara Harkamtibmas untuk menciptakan kesadaran sosial di wilayah hukum bagian timur Bintan di Kedai Kopi Glori, Jalan Barek Motor, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, kemarin.

Masalah sosial di laut ini, lanjutnya, sudah lama dialami nelayan Bintan. Namun nelayan masih memberikan toleransi kepada Satpolair untuk tidak memberikan perlawanan. Tapi akhi-akhir ini permintaan upeti dari Satpolair sudah diambang batas kewajaran. Sehingga masalah ini menjadi isu besar yang akan dibahas HSNI ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri hingga Pemerintah Pusat.

“Nelayan sudah sulit jangan dipersulit lagi. Jangan lagilah polisi minta-minta. Kalau masih begini terus dan tidak bisa ditangani Polres Bintan. Maka kami akan melaporkannya ke Polda Kepri maupun Mabes Polri,” tegasnya.

Kapolres Bintan, AKBP Febrianto Guntur Sunoto mengaku tidak mengetahui jika ada anggotanya yang melalukan tindakan memalukan seperti itu. Ia berjanji akan menindak tegas apabila mendapati atau mengetahui indetitas oknum tersebut.

“Kita tak boleh menuduh kalau Satpolair suka minta upeti. Karena tak semua anggota yang mau berbuat hal seperti itu. Tapi kalau terbukti akan kita tindak tegas,” katanya.

Begitu juga dengan TNI, lanjutnya, apabila ikut serta melakukan tindakan yang sama maka diberikan ditindak tegas juga. Namun untuk urusan penindakannya diserahkan kepada pimpinan TNI.

“Kita yakin Satpolair itu bukan dari Polres Bintan. Jadi kita akan berkoordinasi dengan Polres Tanjungpinang dan Polda Kepri. Untuk TNI yang bisa menindaknya dari internalnya sendiri,” ungkapnya.**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional Cek dan Beri Pakan Kambing
Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada
Sempat Kejar-kejaran Menuju Malaysia, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 PMI Ilegal di Perairan Karimun
Polsek Kerinci Kanan Gulung Jaringan Narkoba, Kurir dan Bandar Berhasil Diringkus
Viral Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol Bogor, BMKG : Fenomena Optik Atmosfer
27 Kg Sabu Digagalkan di Selat Akar, Polisi Tembak Juru Mudi-Desakan Bongkar Bandar Besar Menguat
Satgas Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Percepat Pembangunan di Dua Titik Kabupaten Siak, Satu Titik Hampir Rampung
Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:02 WIB

Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional Cek dan Beri Pakan Kambing

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:21 WIB

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Senin, 4 Mei 2026 - 19:43 WIB

Sempat Kejar-kejaran Menuju Malaysia, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 PMI Ilegal di Perairan Karimun

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:00 WIB

Polsek Kerinci Kanan Gulung Jaringan Narkoba, Kurir dan Bandar Berhasil Diringkus

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:45 WIB

Viral Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol Bogor, BMKG : Fenomena Optik Atmosfer

Berita Terbaru