liputankepri.com, KARIMUN – Diduga karena permasalahan ekonomi, Suzana (33) seorang ibu rumah tangga yang memiliki dua orang anak, di temukan gantung diri di dalam rumahnya di Sei Lakam Timur, Kecamatan Karimun, Rabu (30/8/2017) sekitar pukul 03.14 pagi.
Tim Inafis Polres Karimun saat melakukan olah TKP di rumah korban Suzana (33), ibu dengan dua orang anak yang di temukan gantung diri di dalam rumahnya. Rabu (30/8/2017).
Korban ditemukan pertamakali oleh Joni (45) suami korban, yang kala itu hendak ke kamar mandi. Kemudian suami korban meminta tolong kepada salah seorang tetangganya, Martini (32).
Mengetahui hal tersebut, Martini (32) berteriak minta tolong. Spontan membuat warga yang berada di daerah Sei Lakam Timur, tak jauh dari masjid Ibadurarahman, keluar rumah setelah mendengar teriakan Martini dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Karimun.
Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara, membenarkan kejadian tersebut. Namun belum bisa memberikan keterangan pasti latar belakang penyebab kematian korban. Hingga saat ini masih di lakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Dugaan sementara dari hasil olah TKP, korban meninggal gantung diri. Sesuai hasil visum jenazah ditemukan bekas jeratan tali tambang di leher korban dan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan lainnya. Diduga korban telah meninggal sekitar 4 jam setelah ditemukan,” jelas Lulik yang di hubungi wartawan, Rabu (30/8/2017).
Lulik menyebutkan, selain itu polisi juga mengamankan barang bukti berupa tali tambang nilon dengan panjang lebih kurang 3M, 1 buah ember plastik bekas oli yang diduga digubakan korban untuk gantung diri.
“Korban meninggalkan seorang suami dan dua orang anak. Saat ini korban sudah di kembalikan kepada keluarganya untuk di kebumikan secara layak,” tambah lulik (cp)
Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow