Anwar Abu Bakar: Kinerja UPTD Pendidikan Karimun Dinilai Buruk

- Jurnalis

Sabtu, 30 Desember 2017 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Karimun – Komisi I DPRD Karimun menilai, kinerja Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Karimun,buruk. Menyusul timbulnya kemarahan sejumlah tenaga pendidik atas lambatnya penyaluran dana insentif guru TK dan PAUD.

Padahal, dana insentif tersebut sudah disalurkan sebelum libur Natal. Artinya, dana itu sudah berada di UPTD Karimun, dan tinggal dibagikan kepada guru-guru secara tunai.

“Jadi tidak ada alasan keterlambatan dikarenakan administrasi. Jangan kambinghitamkan alasan administrasilah. Yang jelas kinerja UPTD Karimun sangat buruk, masak harus diselesaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan,” tegas Ketua Komisi I Anwar Abu Bakar, Jumat (29/12) kemarin.

Fungsi UPTD Pendidikan adalah perpanjangan dari Dinas Pendidikan. Artinya, urusan administrasi bagi guru-guru termasuk insentif guru cukup diselesaikan di UPTD Pendidikan. Bukan sebaliknya menambah permasalahan lagi di Dinas Pendidikan. Kalau terjadi permasalahan seperti itu, yang menyelesaikan Dinas Pendidikan apa kerjanya UPTD Pendidikan Karimun tersebut.

“Kalau sudah disiarkan media massa, baru sibuk dengan berbagai alasan. Nah, yang dirugikan guru. Walaupun insentifnya tidak banyak tapi cukup berarti buat mereka. Apalagi yang beragama Nasrani, dana insentif bisa dimanfaatkan untuk Natal,” tegasnya.

Terpisah, Kepala UPTD Pendidikan Karimun Rahmad merasa terganggu ketika dikonfirmasi. “Kan sudah selesai, apalagi. Kemarin, itu ada kekurangan administrasi, sehingga terjadi keterlambatan pembayaran insentif guru-guru tersebut,” kata Rahmad dengan nada tinggi melalui sambungan telepon.

Namun begitu, dikatakan, sebagian insentif dari 196 guru sudah dibagikan. Mencuatnya kasus ini, berawal dari guru-guru PAUD, dan TK yang mengeluhkan keterlambatan pembayaran insentif. Bahkan mereka mengancam untuk melaporkan Bendahara UPTD Karimun ke pihak berwajib apabila tidak dibayar pekan ini.

Sedangkan pantauan di kantor UPTD Karimun, terlihat sepi kembali setelah pada Kamis (28/12) lalu ramai di datangi para guru-guru yang ada di kecamatan Karimun untuk mengambil dana insentifnya.***

 

 

 

 

Source:batampos

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Respon Cepat Samapta Polres Karimun Padamkan Kebakaran
Polsek Moro Gencarkan Pencegahan Karhutla di Wilayah Rawan
27 Kg Sabu Digagalkan di Selat Akar, Polisi Tembak Juru Mudi-Desakan Bongkar Bandar Besar Menguat
Satgas Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Percepat Pembangunan di Dua Titik Kabupaten Siak, Satu Titik Hampir Rampung
Razia Gabungan di Tempat Hiburan Malam Karimun Nihil Narkoba
Diduga Tanpa Dokumen Resmi, Nama L’Man Muncul di Pengiriman Ratusan Kilogram Daging Tujuan Karimun
Kapolres Karimun Melaksanakan Sambang Duka Ke Rumah Korban Laka Lantas Yang Terjadi Di Tugu MTQ Coastal Area
Sopir Penabrak Satu Keluarga di Kawasan Tugu MTQ Coastal Area Terancam 12 Tahun Penjara

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:16 WIB

Respon Cepat Samapta Polres Karimun Padamkan Kebakaran

Selasa, 28 April 2026 - 20:47 WIB

Polsek Moro Gencarkan Pencegahan Karhutla di Wilayah Rawan

Selasa, 28 April 2026 - 15:35 WIB

27 Kg Sabu Digagalkan di Selat Akar, Polisi Tembak Juru Mudi-Desakan Bongkar Bandar Besar Menguat

Selasa, 28 April 2026 - 12:24 WIB

Satgas Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Percepat Pembangunan di Dua Titik Kabupaten Siak, Satu Titik Hampir Rampung

Minggu, 26 April 2026 - 18:13 WIB

Razia Gabungan di Tempat Hiburan Malam Karimun Nihil Narkoba

Berita Terbaru

Berita

Respon Cepat Samapta Polres Karimun Padamkan Kebakaran

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:16 WIB