Gubernur Kepri Menerima Kunjungan Delegasi WTC Utah Amerika Serikat

- Jurnalis

Rabu, 12 Juli 2023 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEPRI – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menerima kunjungan delegasi World Trade Center (WTC) Utah Amerika Serikat yang berkunjung ke Batam dalam rangka Utah’s Southeast Asia Business Trip di Restoran Sri Rezeki, Batam, Selasa (11/07).

Kunjungan WTC Utah ini dilakukan dalam rangka mempelajari peluang bisnis dan investasi yang sedang dijajaki para investor dan pengusaha asal Salt Lake City, Utah.

Rombongan yang dipimpin Cal Peterson selaku Representative Vice President dan Senator Utah Lincoln Fillmore ini telah melakukan kunjungan dari 7 Juli lalu dan mengunjungi beberapa negara di Asia Tenggara, yaitu Vietnam, Malaysia, Singapura, dan Indonesia.

Batam menjadi kota pilihan mereka di Indonesia untuk dikunjungi karena posisi strategis Batam di persimpangan jalur pelayaran dunia dan reputasi Batam yang telah terkenal sebagai lumbung investasi para investor luar negeri.

Dalam paparannya, Gubernur Ansar mengaminkan hal tersebut. Dirinya menjabarkan secara umum Provinsi Kepri memang daerah yang sangat cocok untuk penanaman modal dan investasi. Letak Provinsi Kepri yang ada di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I dan tepat berada di Selat Malaka membuat Kepri menjadi tempat berlalu-lalang kapal dari seluruh dunia.

“Kepri ini adalah terasnya Indonesia, kita tepat ada di choke point Selat Malaka dari empat choke point di dunia. Jadi setiap tahun ada ribuan kapal yang lewat di Kepri,” kata Gubernur Ansar.

Baca Juga :  Muhammad Rudi Apresiasi Gerak Cepat Tim Terpadu Penangkapan Buaya Pulau Bulan

Lebih lanjut, Gubernur Ansar menekankan iklim investasi di Kepri sangat mendukung bagi investor. Karena Kepri memiliki empat kawasan Free Trade Zone (FTZ) di tiga pulau berbeda yaitu Batam, Bintan, dan Karimun.

Kelebihan utama kawasan FTZ adalah adanya kemudahan dalam melakukan perdagangan internasional. Di dalam kawasan FTZ, terdapat deregulasi atau relaksasi aturan dan regulasi perdagangan yang mempermudah impor dan ekspor barang. Hal ini termasuk pembebasan pajak, bea cukai, dan prosedur administrasi yang lebih efisien. Kemudahan ini dapat meningkatkan kecepatan dan efisiensi perdagangan, serta mengurangi biaya logistik.

Tidak hanya itu, Gubernur Ansar menyebutkan iklim investasi di Kepri yang kondusif sudah dibuktikan dengan adanya tiga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kepri. Tiga KEK tersebut adalah KEK Galang Batang, KEK Batam Aerotechnic, dan KEK Nongsa.

Baca Juga :  Wujud Kepedulian Amsakar - Li Claudia, 1.245 Lansia Terima Insentif Sebesar Rp 300 ribu

“Sekarang ketiga KEK tersebut sudah meningkat pesat dan memberikan return investasi yang baik, kami dari pemerintah daerah juga membuka pintu lebar dari investor luar negeri untuk menanam modal di Kepri,” ujar Gubernur Ansar.

Dalam kuartal pertama tahun 2023, 783 perusahaan asing telah menanamkan modalnya di Kepri dengan nilai investasi yang mencapai Rp3.165.660.800.000. Investasi asing tersebut didominasi oleh investor asal Singapura, Hongkong, RRT, Malaysia, dan Perancis.

Capaian makro ekonomi di Provinsi Kepri juga terus memperlihatkan indikator yang baik. Pertumbuhan ekonomi di Kepri tahun 2022 berhasil mencapai 5,09 persen dari 3,43 persen di tahun 2021. Begitu juga dengan inflasi di Kepri yang ada di angka 4,09, lebih rendah dari angka inflasi nasional di angka 4,33. Gini ratio di Kepri pun terus ditekan hingga ke angka 0,325 di tahun 2022.

Rombongan dari WTC Utah kali ini diikuti berbagai perusahaan seperti Utah Inland Port Association, Reading Horizons, Bucked Up/Vage Power Pharmatech Asia, Harris Bricken, dan Utah Innovation Lab.**

 

Reporter: Ca/HMS

Editor: Ura

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC
Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan
TNI AL Gagalkan Upaya Pencurian Batu Granit di Perairan Selat Gelam, Karimun
Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan
Satresnarkoba Polres Karimun Ungkap 14 Kasus serta Musnahkan 558,7 Gram Sabu
Ditjen Imigrasi Kepri Akui Oknum Pegawai Imigrasi Batam Terlibat Dalam Kasus Pemerasan WNA
Bea Cukai Batam Amankan 1,12 Juta Batang Rokok Ilegal di Pulau Panjang
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:59 WIB

Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru

Rabu, 15 April 2026 - 09:32 WIB

Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC

Senin, 13 April 2026 - 10:01 WIB

Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan

Minggu, 5 April 2026 - 16:33 WIB

TNI AL Gagalkan Upaya Pencurian Batu Granit di Perairan Selat Gelam, Karimun

Kamis, 2 April 2026 - 09:45 WIB

Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan

Berita Terbaru