Pompa Dosing Alami Gangguan, Commissioning IPA Duriangkang 5 Dihentikan Sementara

- Jurnalis

Jumat, 27 Desember 2024 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (BU-SPAM) menghentikan sementara, commissioning Instalasi Pengolahan Air (IPA) atau Water Treatment Plan (WTP) Duriangkang 5 dengan kapasitas 500 lpd.

Hal ini menyusul terjadinya gangguan pada dosing pump chemical IPA Duriangkang 5. Akibatnya, chemical tidak tercampur dan menyebabkan air yang dihasilkan menjadi keruh dan berwarna hijau.

Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas kualitas air yang diterima dalam beberapa hari belakangan ini.

Ia menjelaskan, setelah pembangunan IPA Duriangkang 5 dengan kapasitas 500 lpd selesai, pihaknya melakukan serangkaian proses untuk memastikan seluruh sistem, peralatan, dan komponen sesuai dengan yang telah ditetapkan atau dilakukan commissioning. Untuk commissioning ini, sudah berjalan selama kurang lebih satu minggu.

Baca Juga :  Usai Dapat Hidayah Melalui Mimpi, Wanita Ini Langsung Masuk Islam

“Cuma kemarin (Kamis, red) saat commissioning, pompa dosing mengalami gangguan dan hampir 3.600 meter kubik air yang tercampur alga terkirim ke pelanggan,” ujarnya, Jumat (27/12/2024).

Atas kejadian tersebut, BU SPAM BP Batam menghentikan sementara commissioning IPA Duriangkang 5 dan melakukan perbaikan terhadap pompa dosing. Selain itu, juga dilakukan flushing disejumlah jaringan utama.

Dimana, flushing merupakan pekerjaan yang dilakukan untuk membersihkan kotoran berupa kerak dan endapan yang ada dalam saluran perpipaan dengan tekanan tertentu melalui katup pengurasan.

Baca Juga :  Kapolres Kampar Beri Bantuan Sarana Olahraga ke Desa Ranah Singkuang

“Sementara air yang sudah masuk ke jaringan rumah-rumah, itu membutuhkan waktu untuk membersihkannya,” jelas Denny.

Denny menambahkan, commissioning ke rumah ini dilakukan untuk mengecek arah aliran dan seberapa besar dampak yang ditimbulkan dari pengoperasian IPA Duriangkang 5 ini. Selain itu, commisioning ini juga dilaksanakan untuk menutupi kekurangan distribusi air yang harus segera dipenuhi, termasuk salah satunya menuju Tanjung Uncang.

“Saat ini (Jumat, red), kita sedang melaksanakan tes kualitas air yang terakhir. Kalau sudah memenuhi standar, maka IPA Duriangkang 5 ini akan kembali kita operasikan untuk memenuhi kebutuhan air di Kota Batam,” tutup Denny. (*hms)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenaker: Investasi Harus Berdampak Nyata pada Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas
Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan
Kemnaker-FPPI Jalin Kerja Sama Perluas Akses Kerja bagi Perempuan
Borong Tiga Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi di Tingkat Polda Riau
Wabup Muzamil Apresiasi Dukungan Fraksi, Tiga Ranperda Pemkab Meranti Melaju ke Tahap Pembahasan
Lantik Pejabat Baru, Menaker Minta Berikan Kinerja Terbaik bagi Masyarakat
Kemnaker Apresiasi Putusan MK yang Perkuat Pelindungan Hak Pekerja
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:05 WIB

Wamenaker: Investasi Harus Berdampak Nyata pada Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:15 WIB

Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:56 WIB

Kemnaker-FPPI Jalin Kerja Sama Perluas Akses Kerja bagi Perempuan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:55 WIB

Borong Tiga Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi di Tingkat Polda Riau

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:47 WIB

Wabup Muzamil Apresiasi Dukungan Fraksi, Tiga Ranperda Pemkab Meranti Melaju ke Tahap Pembahasan

Berita Terbaru