PT TIMAH Dorong Edukasi Pengelolaan Sampah Melalui Pembinaan Bank Sampah di Desa Sawang Laut

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARIMUN — PT TIMAH (Persero) Tbk terus mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui pembinaan kelompok Bank Sampah Lanjut Berseri di Dusun I, Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Melalui program ini, PT TIMAH bersama masyarakat berupaya mengedukasi warga agar lebih peduli terhadap lingkungan dengan memilah dan memanfaatkan sampah yang masih memiliki nilai ekonomis.

Ketua Bank Sampah Lanjut Berseri, Dedi, mengatakan kelompok bank sampah yang baru berdiri kurang dari satu tahun ini dibentuk untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa sampah tidak selalu berakhir menjadi limbah, tetapi dapat dimanfaatkan dan bernilai ekonomi.

“Selama ini banyak masyarakat menganggap sampah tidak memiliki manfaat. Melalui bank sampah, kami ingin mengedukasi bahwa sampah rumah tangga seperti botol plastik dan kemasan bekas masih memiliki nilai jual jika dipilah dan dikelola dengan baik,” ujarnya.

Saat ini, Bank Sampah Lanjut Berseri dikelola oleh lima orang pengurus dan membuka layanan setiap Kamis dan Sabtu. Selain melayani masyarakat umum, program ini juga menyasar kalangan pelajar sebagai upaya menanamkan budaya peduli lingkungan sejak usia dini.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah program menabung sampah bagi siswa SD Negeri 009 Sawang Laut. Melalui program tersebut, para siswa diajak mengumpulkan sampah yang memiliki nilai ekonomis untuk ditabung dan ditukarkan dengan perlengkapan sekolah.

Baca Juga :  Wujudkan Generasi Emas 2045, Berikut Inisiatif PT Timah untuk Cegah Stunting dan Tingkatkan Gizi Anak

“Anak-anak dijarkan memilah sampah sejak dini. Sampah yang mereka kumpulkan dicatat sebagai tabungan dan nantinya bisa ditukar dengan buku maupun alat tulis sekolah,” kata Dedi.

Menurutnya, edukasi pengelolaan sampah menjadi langkah penting karena masih banyak masyarakat yang belum memahami manfaat ekonomi dari sampah yang dihasilkan sehari-hari.

Saat ini, sampah yang terkumpul masih dijual kepada pengepul karena keterbatasan sarana pengolahan. Namun demikian, keberadaan bank sampah telah memberikan dampak positif dalam membangun kebiasaan baru di masyarakat.

“Memang saat ini kami belum memiliki alat pencacah atau fasilitas pengolahan. Namun yang paling penting adalah membangun kesadaran masyarakat terlebih dahulu bahwa sampah harus dipilah dan tidak dibuang sembarangan,” jelasnya.

Baca Juga :  Besok, Gerakan Pangan Murah Digelar di Halaman Eks GraPARI Karimun

Dedi menilai PT TIMAH memiliki peran besar dalam mengembangkan bank sampah dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

“PT TIMAH sangat membantu, baik dalam pembangunan sarana awal maupun pembinaan. Dengan adanya pendampingan ini, masyarakat mulai memahami bahwa sampah yang sebelumnya dianggap tidak berguna ternyata bisa memberikan manfaat dan nilai ekonomi,” ujarnya.

Ia mengatakan perubahan perilaku masyarakat mulai terlihat. Warga kini lebih terbiasa memilah sampah rumah tangga sebelum disetorkan ke bank sampah, sementara para guru juga aktif mengajak siswa untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan pengelolaan sampah.

“Alhamdulillah sekarang masyarakat sudah mulai memilah sampah dari rumah. Kesadaran ini terus kami bangun agar pengelolaan sampah menjadi budaya yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” katanya. (*)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Bupati Bengkalis Hadiri Forum Konsultasi Publik Polres Bengkalis
Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap
Melakukan Pembinaan Tanaman Cabe Cakra, Polsek Tebing Tinggi Barat Wujudkan Ketahanan Pangan.
Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Merbau Bersama Warga Tanam Jagung di Desa Bandul
Tim Gabungan Kodaeral IV-Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi di Perairan Karimun
Polsek Kampar Kiri Gandeng Kompleks Pesantren dan Kelompok Tani, Tanam1 Ha Jagung Pipil Lamuru
Kabel Internet Ilegal di Tiang PLN Harus Ditertibkan
Polisi Turun ke Lahan, Pastikan Program Ketahanan Pangan Nasional Berjalan di Merbau
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:57 WIB

Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Bupati Bengkalis Hadiri Forum Konsultasi Publik Polres Bengkalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:51 WIB

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:08 WIB

Melakukan Pembinaan Tanaman Cabe Cakra, Polsek Tebing Tinggi Barat Wujudkan Ketahanan Pangan.

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:57 WIB

Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Merbau Bersama Warga Tanam Jagung di Desa Bandul

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:58 WIB

Tim Gabungan Kodaeral IV-Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi di Perairan Karimun

Berita Terbaru