Pemuda Pancasila Karimun: Kebocoran Tabung Gas Diduga Karena Sering Dilempar

- Jurnalis

Sabtu, 29 Januari 2022 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu Agen Elpiji saat melakukan muatan cara melemparkan di simpang Mutiara kecamatan Meral kelurahan Parit Benut tadi siang sekitar 13.00.Wib.

Salah satu Agen Elpiji saat melakukan muatan cara melemparkan di simpang Mutiara kecamatan Meral kelurahan Parit Benut tadi siang sekitar 13.00.Wib.

@Beredar Video salah satu agen Elpiji saat melakukan muatan tabung gas ukuran 3 kilogram dengan cara melempar di simpang Mutiara kecamatan Meral kelurahan Parit Benut tadi siang sekitar 13.00.Wib.

 

Karimun – Pemuda Pancasila Kecamatan Karimun menilai kebocoran ledakan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram diduga disebabkan karena faktor human error.

“Saya menduga maraknya kebocoran gas dan memicu ledakan akibat perilaku tidak ramah karyawan pengisian dan distribusi gas elpiji, seperti yang terjadi di simpang Mutiara kecamatan Meral kelurahan Parit Benut tadi siang sekitar 13.00.Wib,” ujar Kamarul ketua PP kecamatan Karimun

Baca Juga :  Sulfanow Putra Minta Jalur Pelayaran Internasional Karimun Dibuka

Menurut Kamarul, bagian yang penyok bisa memicu pengkaratan hingga ketebalan tabung tidak sesuai standar dan rawan terjadi kebocoran. “Saat dilempar mungkin tidak bocor karena ada penutup, tapi saat penutup dibuka bisa saja bocor karena karet longgar setelah terbentur keras,” terangnya.

Kendati demikian, sangat di sayangkan cara pengambilan tabung gas kosong dengan cara seperti ini, meskipun kosong tidak menutup kemungkinan bisa bocor dan sisa gas tersebut bisa meledak.

“Hampir keseluruhan di Karimun disaat memuat gas kosong ke dalam lori melakukan cara seperti yang ada di dalam Vidio yang saya unggah tadi siang,” jelasnya.

Baca Juga :  Gubernur Kepri Hadiri HUT DPC PBB Kabupaten Karimun

Saya sebagai ketua PAC PP kecamatan Karimun sangat menyayangkan hal tersebut karna ini subsidi dari pemerintah dan wajib dijaga sebaik mungkin dalam penyaluran dan pengumpulan tabung gas tersebut.

“Apa harus menunggu hal hal yang tidak diinginkan terjadi terlebih dahulu, baru dari pihak penyaluran mau mengambil sikap,,,,?  dan harus ada pengawasan safety yang betul betul menjamin keamanan saat penggunaan,” harap Kamarul.

Sampai berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari agen distributor tabung gas elpiji PT Petromas Jaya Abadi,**

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Grand Final Turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolres Karimun Cup 2026
PT PLN Karimun Akui Pemasangan Kabel Internet Milik PT SOLNET Ilegal
Polres Karimun Gelar Apel Sabuk Kamtibmas
Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru
PLN Watch: Perusahaan Internet Dilarang Pakai Tiang PLN tanpa Izin
Tim Gabungan Kodaeral IV-Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi di Perairan Karimun
Kabel Internet Ilegal di Tiang PLN Harus Ditertibkan
Soal Kasus PT Karimun Sembawang Shipyard, LSM SNPP Laporkan DLH Kabupaten Karimun ke Ombudsman Kepri Terkait Dugaan Maladministrasi

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:24 WIB

Grand Final Turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolres Karimun Cup 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 15:51 WIB

PT PLN Karimun Akui Pemasangan Kabel Internet Milik PT SOLNET Ilegal

Senin, 22 Juni 2026 - 12:06 WIB

Polres Karimun Gelar Apel Sabuk Kamtibmas

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:18 WIB

Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:41 WIB

PLN Watch: Perusahaan Internet Dilarang Pakai Tiang PLN tanpa Izin

Berita Terbaru