Karimun – Perkumpulan Rezeki Anak Melayu (RAM) yang bergerak di bidang pertambangan rakyat pasir laut di sekitar perairan Pulau Babi, Kecamatan Meral, kurung waktu dua tahun sudah menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) berupa pajak sebesar Rp1.027.552.120.
“Kami beroperasi dari tahun 2020 sampai 2021 sudah menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) berupa pajak daerah sebesar Rp 1 Miliar lebih,” ujar Capt Nardin kepada awak media, di kantor PT Cipta Hamparan Karimun, jalan Pertambangan, Jum’at (15/4/2022).
Keterangan Capt Nardi sekaligus mengklarifikasi terhadap pemberitaan dari salah satu media yang mengatakan tambang pasir laut rakyat perkumpulan RAM tidak berkontribusi kepada PAD kabupaten Karimun.
“Saya kira kalau ada yang mengatakan usaha tambang pasir laut kami tidak membayar pajak ke daerah, saya kira tidak benar dan keliru,” jelasnya.
Sebab kata Capt Nardi, pajak yang kita bayarkan ke Bapenda disesuaikan dengan jumlah produksi dan dilampirkan dengan surat bukti keterangan Bapenda (clean and clear wajib pajak) Nomor 973 Tahun 2020 dan Tahun 2021.
“Kami melaporkan kegiatan secara berkala per tiga bulan atau triwulan kepada Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) dan Kementerian ESDM yang disertai bukti tanda terima yang akurat,” ujar Capt Nardi.
Bukan itu saja, kami juga menyetorkan pajak ke negara dalam hal ini ke pemerintah pusat berupa Penerimaan Negara Bukan Pajak atau PNBP sebesar Rp 37.800 per hektar.
“Perlu diketahui, operasional tambang pasir laut yang dijalankan Perkumpulan RAM dalam setiap bulan selalu memberikan bantuan rutin kepada lebih dari 40 KUB nelayan dan masyarakat pesisir di sekitar perairan wilayah pertambangan,” terangnya.
Kendati demikian, disamping berkoordinasi dengan instansi terkait seperti KSOP, Lanal Karimun, Dinas Lingkungan Hidup Karimun dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Kabupaten Karimun.
“Saya kira kearifan lokal bagi masyarakat sekitar kami utamakan dalam memberikan bantuan kepada masyarakat pesisir serta rumah ibadah setiap bulannya,” tutup Capt Nardi.
Turut hadir Hadir dalam konferensi pers tersebut Ketua Perkumpulan RAM yakni Abdul Razak atau disapal Topo, Bendahara RAM yakni Capt Nardi, Hadimi Sakih selaku Penasehat dan Ketua Kelompok Nelayan Terpadu Karimun (NTKK) Azizman.***








