Dua Pulau di Karimun Masuk Wilayah KEK

- Jurnalis

Kamis, 2 Februari 2017 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Karimun –Dua dari tujuh pulau yang diusulkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Karimun menjadi Kawasan Ekonomi khusus (KEK) mendapat restu dari pemerintah pusat.
“Dua pulau yang dimaksud adalah Pulau Asam dan Pulau Durian dan masuk didalam wilayah Kecamatan Meral. Sedangkan Pulau Parit serta beberapa pulau lainnya masih terus diupayakan agar mendapat restu untuk dijadikan KEK sama seperti dua pulau tersebut,”ujar Bupati Karimun Aunur Rafiq
Usulan yang disampaikan kata Rafiq, ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Pemerintah pusat telah menitik beratkan terhadap beberapa poin dalam penetapan KEK, seperti harus jelas siapa investornya yang akan menempati pulau-pulau tersebut. Termasuk izin serta Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
Pada dasarnya kata Rafiq lagi, usulan KEK di Kabupaten Karimun mendapat tanggapan positif dari Menko Ekuin. Bahkan dari Bappenas pun manyampaikan secara persyaratan sudah terpenuhi, terutama sekali mengenai payung hukumnya sudah ada. Sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang nomor 29 tahun 2009 tentang KEK, yang kemudian telah keluar Peraturan Pemerintah sebagai turunannya pada tahun 2011.
“Oleh karena itu pemerintah pusat pun baru merestui dua pulau, yakni Pulau Asam dan Pulau Durian. Saat ini kedua pulau itu tengah dibahas di pemerintah pusat bersama Menko Ekuin sejak Senin kemarin sampai hari ini,” ucap Rafiq.
Untuk pulau Asam kata Rafiq, telah diperuntukkan bagi tiga perusahaan diantaranya Karimun Terminal, Batam Poperta dan Storage Terminal. Saat ini pulau tersebut tengah dilakukan reklamasi.
Kata dia, sebagaimana yang sudah diamanahkan oleh undang-undang bahwa KEK adalahb kawasan yang memilki wilayah tarbatas dan memilki keungulan. Dimana peruntukannya kawasan yang telah ditentukan peruntukannya adalah impor, eskpor dan peningkatan SDM.
“KEK kawasannya memang kecil dan dominannya adalah swasta murni. Tapi itu tadi, semua ada keungulan tersendri untuk menarik investor,” tutup Rafiq.(Ag)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Moro Gencarkan Pencegahan Karhutla di Wilayah Rawan
Razia Gabungan di Tempat Hiburan Malam Karimun Nihil Narkoba
Diduga Tanpa Dokumen Resmi, Nama L’Man Muncul di Pengiriman Ratusan Kilogram Daging Tujuan Karimun
Kapolres Karimun Melaksanakan Sambang Duka Ke Rumah Korban Laka Lantas Yang Terjadi Di Tugu MTQ Coastal Area
Sopir Penabrak Satu Keluarga di Kawasan Tugu MTQ Coastal Area Terancam 12 Tahun Penjara
Kecelakaan Lalu Lintas di Karimun, 1 Orang Meninggal Dunia.
Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 20:47 WIB

Polsek Moro Gencarkan Pencegahan Karhutla di Wilayah Rawan

Minggu, 26 April 2026 - 18:13 WIB

Razia Gabungan di Tempat Hiburan Malam Karimun Nihil Narkoba

Jumat, 24 April 2026 - 10:00 WIB

Diduga Tanpa Dokumen Resmi, Nama L’Man Muncul di Pengiriman Ratusan Kilogram Daging Tujuan Karimun

Rabu, 22 April 2026 - 12:46 WIB

Kapolres Karimun Melaksanakan Sambang Duka Ke Rumah Korban Laka Lantas Yang Terjadi Di Tugu MTQ Coastal Area

Selasa, 21 April 2026 - 21:03 WIB

Sopir Penabrak Satu Keluarga di Kawasan Tugu MTQ Coastal Area Terancam 12 Tahun Penjara

Berita Terbaru