liputankepri,com, Karimun – Kekhawatiran masyarakat di Kabupaten Karimun soal kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), yang biasa dialami menjelang idhul fitri tampaknya tidak akan terjadi. Pasalnya pemerintah memastikan hingga lebaran nanti persediaan BBM mencukupi.

Meskipun sempat terjadi kekosongan BBM jenis premium beberapa waktu lalu, hal tersebut di bantah oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq. Dia mengatakan kekosongan tersebut lantaran pengambilan BBM di Tanjung Uban mengantri.
“Memang beberapa hari lalu sempat terjadi kekosongan, tapi secara keseluruhan BBM khususnya jenis premium tersedia, hanya saja saat mengambil BBM di depo Pertamina di Tanjung Uban mengantri,” kata orang nomor satu Pemkab Karimun, saat ditemui wartawan di kediamannya, Minggu (11/6/2017).
Rafiq memastikan, ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Karimun selama puasa hingga lebaran idul fitri tercukupi. Karena saat sekarang ini kouta minyak untuk Karimun sudah tidak dibatasi.
“Kouta minyak sudah tidak dibatasi lagi, sudah dibebaskan untuk berapa kemampuan dari distributor itu sendiri. Jadi saya jamin ketersediaan BBM cukup. untuk memastikan hal tersebut, akan menggelar rapat dengan para distributor BBM bersama bagian Ekonomi dan Asisten II,” jelas Rafiq. (***)










