Liputankepri.com, Karimun– Bupati Karimun meninjau langsung puluhan santri Pondok Pesantren Hidayatullah Sememal Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun yang dilarikan ke RSUD HM Sani Karimun dan Rumah Sakti Bakti Timah (RSBT) akibat keracunan makanan,Sabtu (27/7/2017).
Aunur Rafiq berkunjung ke RSUD HM Sani untuk meninjau secara langsung bagaimana kondisi terkini santriwan dan santriwati yang keracunan Baik di RSBT dan RSUD HM Sani.
Rafiq mengatakan data yang diperoleh dari Polres Karimun jumlah Makanan ada sebanyak 150, yang telah di konsumsi sekitar 136 sementara itu yang masuk rumah sakit atau keracunan berjumlah lebih dari 100 orang rata rata dari anak anak sampai remaja.

Lanjutnya “terkait pembiayaan Semua biaya akan di tanggung pemerintahan daerah seperti BPJS dan PJKN karena ini merupakan kejadian Luar biasa.
Kedepannya kita berharap untuk pihak pesantren kita tekankan kedepannya dalam menerima makanan harus di cek dulu biar tidak terjadi lagi hal seperti ini kemudian untuk sementara muzzaki atau penderma agar lebih teliti dan hati hati dalam memilih serta mengolah makanan.
Sementara itu menurut keterangan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Drs. Rachmadi,Apt.M.AP mengatakan “terkait hal ini kita sudah mengantongi sampel baik itu muntahan dan makanan yang di konsumsi”jelasnya Rachmadi.
“Besok sampel akan kita kirim ke Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) di Batam untuk di tindak lanjuti Prosesnya sampai satu mingguan untuk mengetahui zat yang terkandung dalam makanan tersebut,”ujar Rachmadi mengakhiri wawancara.(lk2)
Editor : Paan











