liputankepri.com, KARIMUN – KM Cempaka GT 6 yang memuat ribuan kelapa tenggelam di perairan Senggolong, Kecamatan Durai, Karimun Kepulauan Riau, Selasa (25/7/2017) pagi.

Menurut sumber informasi dari pihak TNI AL, kapal yang di nahkodai Abdullah dengan tiga orang ABK tersebut berlayar dari Guntung, Kabupaten Inhil, Riau, dengan tujuan Pulau Batam, Kepri. Di tengah perjalanan tepatnya di Perairan Senggolong, kapal mengalami kebocoran sehingga air masuk ke dalam kapal.
“Sekira pukul 09.00 WIB, bagian bawah kapal motor kayu bermuatan 25.000 butir kelapa yang di nahkodai Abdullah dengan tiga orang ABK mengalami kebocoran. Air masuk ke dalam hingga membuat mesinnya mati,” kata sumber tersebut.
Karena mesin kapal mati ABK kemudian buang jangkar di tengah laut. Nahkoda dan seluruh awak kapal memakai pelampung dan naik ke atap yang timbul di atas permukaan laut.
Tidak ada Korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh muatan hanyut. Sementara kapal naas itu tenggelam setengah badan.
“Seluruh ABK diselamatkan oleh nelayan terdekat dan di evakuasi ke darat,” tambah sumber dari TNI AL tersebut.
Para ABK yang dibantu warga dan anggota Pos Pengamat Durai Lanal TBK, turun kembali ke lokasi untuk upaya penarikan kapal ke darat. (***)










