Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196

Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196
BC Batam Tindak Dua Kapal Muatan Rokok dan Rotan Ilegal | Berita Terkini class="wp-singular post-template-default single single-post postid-26631 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kepri / Liputan Bea Cukai / Nasional

Jumat, 9 Agustus 2019 - 18:01 WIB

BC Batam Tindak Dua Kapal Muatan Rokok dan Rotan Ilegal

Liputankepri.com,Batam – Bea Cukai Batam dan Kepulauan Riau secara sinergi telah melakukan penindakan terhadap dua kapal yang kedapatan membawa rokok dan rotan ilegal.

Dari penindakan kali ini, petugas Bea Cukai berhasil mengamankan 1.65 juta batang rokok ilegal senilai Rp 1,179 miliar dan 233,5 ton rotan senilai Rp 5,138 miliar.

Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi, mengungkapkan kronologi kedua penindakan tersebut. Pada Kamis, 1 Agustus 2019, kapal patroli Kanwil Bea Cukai Kepulauan Riau bersama Bea Cukai Batam melakukan penindakan terhadap KM. Mawar yang memuat rokok tanpa dilengkapi dokumen kepabeanan dan cukai. Dari pemeriksaan petugas, terdapat 1.650.000 batang rokok ilegal dari Singapura tujuan Perairan Nongsa, Batam, yang melakukan kegiatan ship to ship kehigh speed craft,” ungkap Heru.

Baca Juga :  BC Batam Gagalkan Puluhan Ribu Ekstasi dari Malaysia

Perkiraan nilai barang mencapai Rp Rp 1.179.750.000 dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sejumlah Rp 955.576.875.

Hanya berselang tiga hari dari penindakan sebelumnya, pada Minggu, 4 Agutus 2019, Kapal Patroli Kanwil DJBC Khusus Kepri BC 30005 melakukan penindakan atas KLM. Bahtera Bahari.

“Kapal tersebut memuat rotan asalan tanpa dilengkapi dokumen kepabeanan sejumlah 233.550 kilogram dari Gresik, Jawa Timur, tujuan Malaysia di sekitar Perairan Perhantuan, Indonesia,” tambah Heru.

Perkiraan nilai barang mencapai Rp 5.138.100.000 dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sejumlah Rp 1.027.620.000.

Komitmen Bea Cukai Batam dan Bea Cukai Kepulauan Riau juga ditunjukkan dalam memberantas peredaran rokok ilegal. Pengawasan secara sinergis terus diimpelmentasikan guna mendapatkan hasil yang maksimal.

Baca Juga :  BC Batam Rinci Pelanggaran Tugboat Sei Delli III milik Pelindo

Hingga akhir Juli 2019, Bea Cukai Batam telah berhasil mengamankan 7.926.156 batang rokok ilegal dengan nilai barang mencapai Rp 5.667.201.540, dan potensi kerugian negara yang terselamatkan mencapai Rp 2.932.677.720.

Sementara Bea Cukai Kepulauan Riau berhasil mengamankan 12.258.342 batang rokok ilegal dengan nilai barang mencapai Rp 8.770.714.530, dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 4.535.586.540.

Guna semakin meningkatkan pengawasan, Bea Cukai juga telah menjalin kerja sama dengan Direktorat Jernderal Perhubungan terkait memberlakukan kewajiban AIS bagi seluruh kapal sesuai dengan PM-7 Tahun 2019 tanggal 20 Februari 2019, dan mulai berlaku efektif tanggal 20 Agustus 2019.**

Share :

Baca Juga

Berita

Masyarakat Pasir Panjang Menolak AMDAL PT KG

Nasional

Parapuar, Skenario Bisnis, dan Penghancuran Hutan

Berita

Anggota DPRD Karimun,Sri Rezeki Dukung Alat Perekam Online di Bapenda

Kep Meranti

Ucap Dua kalimah Syahadat Di Masjid Darul Ulum Selatpanjang Wanita Asal Medan ini Resmi Masuk Islam

Berita

Satbinmas Polres Karimun Ulurkan Bantuan Kapolres Kepada Masyarakat

Batam

Lukita: Batam Akan Dijadikan Sebagai Pusat Logistik Nasional

Karimun

Polisi Upayakan Tindakan Persuasif Antisipasi Peredaran Narkoba Di Sekolah

Featured

Investor China Lirik Peluang Pertanian Di Tanjung Pinang
error: Content is protected !!