Bea Cukai Batam Tangkap 2 Penumpang Oceana Bawa 685 Gram Sabu dari Malaysia

- Jurnalis

Rabu, 23 Oktober 2024 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam – Bea Cukai Batam menangkap dua orang penumpang kapal Ferry cepat yang baru tiba dari Malaysia di Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Kedua penumpang kapal itu ditangkap karena menyelundupkan 685 gram Sabu dan 78 butir Happy Five.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan KPU BC Batam, Muhtadi mengatakan kedua penumpang itu diamankan di waktu dan tempat yang berbeda. Pelaku pertama berinisial CS diamankan petugas di pelabuhan Internasional Batam Centre pada Rabu (9/10).

“Berawal dari kecurigaan petugas terhadap seorang penumpang Kapal MV Oceana tiba dari Stulang Laut Malaysia berinisial CS. Dari pemeriksaan ditemukan 45 gram sabu, 78 butir Happy Five merk Erimin 5, dan 1 set alat isap sabu (bong),” ujarnya.

Petugas Bea Cukai yang masih merasa curiga kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Petugas menemukan pelaku menyembunyikan dua paket sabu di selangkangan.

“Saat pemeriksaan lebih lanjut ditemukan 2 bungkus plastik berwarna hitam yang diduga berisi serbuk kristal putih yang diduga methamphetamine masing-masing seberat 115 gram dan 90 gram,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku inisial CS mengaku berangkat ke Malaysia untuk mengunjungi rekannya. Pelaku mengaku baru pertama kali melakukan perbuatannya.

Baca Juga :  Wakil Ketua l DPRD Natuna Hadiri Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 Tahun

“Berdasarkan keterangan, pelaku berangkat bersama temannya ke Stulang Laut pada 4 Oktober 2024 pukul 16.30 melalui Pelabuhan Batam Center. Pengakuan baru pertemanan kali, tapi masih didalami,”ujarnya

Dari keterangan CS, dia mengaku dijanjikan upah menyelundupkan sabu itu sebesar Rp 8 juta. Sabu tersebut didapatkan dari WNA asal Malaysia.

“CS mengaku dijanjikan upah sebesar Rp 8 juta. Pelaku menerima barang di Malaysia daerah Skudai, Stulang Laut dari WN Malaysia, Pelaku mengaku mengonsumsi narkoba itu saat di Malaysia,” ujarnya.

Penindakan kedua dilakukan petugas Bea Cukai Batam pada Sabtu (19/10) di Pelabuhan Internasional Harbour Bay. Petugas mengamankan seorang pria yang baru tiba dari Malaysia berinisial R.

“Saat pemeriksaan badan terhadap R di dapat 3 bungkus plastik berwarna hitam yang berisi sabu seberat 435 gram serta 2 buah alat isap sabu,” ujarnya.

Baca Juga :  SMKN 2 Karimun Buka Jurusan Kecantikan dan SPA untuk TA 2023-2024

Dari pemeriksaan kepada R, ia mengaku diperintahkan oleh seorang pelaku yang masih dalam pengejaran. Pelaku mengaku dijanjikan upah sebesar Rp 20 juta.

“Pelaku diperintah oleh seseorang dengan dijanjikan upah sebesar Rp 20 juta. Kemudian, memberikan barang tersebut beserta alat isap sabu (bong) kepadanya. Selanjutnya, pelaku membungkus barang tersebut ke dalam popok tampon untuk dikenakan dalam perjalanan ke Batam,” ujarnya.

Dari pemeriksaan petugas Bea Cukai terhadap CS dan R, keduanya merupakan residivis kasus serupa. “Kedua pelaku yakni CS dan R merupakan residivis kasus narkoba,” ujarnya

Dari penindakan terhadap dua pelaku itu total barang bukti yang disita dari dua pelaku berjumlah 685 gram Sabu dan 78 butir Happy Five.

“Penindakan ini juga mampu menyelamatkan 3.500 orang generasi bangsa dari bahaya narkoba serta turut menghemat biaya rehabilitasi kesehatan sebesar Rp5,6 miliar,” ujarnya.**

 

Reporter: HMS 

Editor: Ura 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi Baznas dan Polres Siak, Wujudkan Impian Rumah Layak Huni ke-8 bagi Warga Buantan Besar
Curiga Isteri Hilang, Seorang IRT Ditemukan Meninggal Dalam Tangki Air
Imigrasi Gerebek Sindikat Scam Investasi di Batam, 210 WNA Diamankan
Bangun Dunia Kerja Inklusif, Kemnaker Siap Dampingi Perusahaan Serap Tenaga Kerja Disabilitas
Menaker: BLK Kini Tak Sekadar Tempat Pelatihan, tapi Juga Inkubator Bisnis
Bupati Meranti Kaji Banding ke RSUD Muhammad Sani Karimun, Dorong Peningkatan Mutu Layanan Kesehatan.
Wamenaker: Kompetensi SDM Kunci Utama Hadapi Digitalisasi Global
Kemnaker Komitmen Ciptakan Lapangan Kerja Inklusif bagi Mantan Warga Binaan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:57 WIB

Sinergi Baznas dan Polres Siak, Wujudkan Impian Rumah Layak Huni ke-8 bagi Warga Buantan Besar

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:10 WIB

Curiga Isteri Hilang, Seorang IRT Ditemukan Meninggal Dalam Tangki Air

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:05 WIB

Imigrasi Gerebek Sindikat Scam Investasi di Batam, 210 WNA Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:37 WIB

Menaker: BLK Kini Tak Sekadar Tempat Pelatihan, tapi Juga Inkubator Bisnis

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:58 WIB

Bupati Meranti Kaji Banding ke RSUD Muhammad Sani Karimun, Dorong Peningkatan Mutu Layanan Kesehatan.

Berita Terbaru