Bupati & Kapolres Meranti Di Serang Warga  Kadispar Cakap “Mantap”

- Jurnalis

Rabu, 1 Februari 2017 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Selat panjang – Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Riau, Fahmizal Usman, yakin betul festival Perang Air di Selatpanjang, Kabupaten Meranti, bisa menjadi kalender wisata nasional. Hal ini dilihat dari kemeriahan helat budaya itu hingga menyedot puluhan ribu wisatawan domestik dan mancanegara.

Saking yakinnya Fahmizal Cian Cui atau Perang Air bisa masuk helat nasional, lelaki berkaca mata itu melakukan dua kali putaran dengan menggunakan beca motor, satu putaran sekitar satu jam perjalanan, menyerang dan diserang warga.

“Hebatnya Perang Air ini, semua etnis berbaur dan kita tak mengenal marah bila disiram dengan air. Saya akan mendorong iven ini menjadi kalender nasional,” ungkap Fahmizal.

Setelah melakukan putaran kedua, dan berhenti di panggung tempat pembukaan Perang Air, dari atas panggung MC sempat bertanya kepada Fahmizal bagaimana perasaannya. “Mantap..!,” jawab Fahmizal terdengar lantang di antara kerumunan warga.

Sedangkan Bupati Meranti, Irwan Nasir, beperang hanya dari atas panggung. Dia mengaku tak berani lagi keliling seperti Fahmizal. Alasannya, “Kalau saya keliling menggunakan beca, saya jadi sasaran tembak dan siram air oleh warga. Tahun lalu, saya sampai deman 10 hari,” kata Irwan sambil ketawa.

Pengalaman Irwan ini rupannya dirasakan juga Kapolres Meranti, AKBP Barliansyah SIK. “Hari ini saya tak berani ikut perang air. Soalnya, saya masih demam dan sudah dua hari badan ini deman. Wakapolres lagi, sejak kami ikut Perang Air dua hari lalu sampai sekarang masih demam sampai hari ini tidak bisa hadir,” kata Barliansyah.

Demamnya Irwan dan Barliansyah ini diyakini kondisi cuaca yang panas kemudian basah kuyup ditembak dan diguyur dengan air. “Ada juga warga yang masih main curang, menyiram dengan air es sehingga kita menggigil, mungkin ini membuat demam,” kata Barliansyah.(man/senujucm)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Desa Bantar Panen Cabai rawit dukung Ketahanan Pangan
Pesantren Babus Sa’adah Lepas Santri Angkatan VI, PKBM Dewan Dakwah Luluskan Angkatan Pertama
Sekda Kepulauan Meranti Sambut Kepulangan 110 Jamaah Haji di Pelabuhan Tanjung Harapan
Pria di Selatpanjang Ditemukan Meninggal dikamar Penginapan
Yudisium Perdana ITS Meranti, 36 Mahasiswa Resmi Lulus, Wisuda Dijadwalkan Agustus Mendatang
Lewat Program JALUR, Polres Meranti Salurkan Sembako dan Dukung Pendidikan Anak Pesisir
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Komitmen Kebangsaan
Pengurus Koperasi Silva Aulia Lestari Hormati Kebijakan Penertiban Panglong Arang Bakau

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:59 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Bantar Panen Cabai rawit dukung Ketahanan Pangan

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Pesantren Babus Sa’adah Lepas Santri Angkatan VI, PKBM Dewan Dakwah Luluskan Angkatan Pertama

Senin, 8 Juni 2026 - 18:17 WIB

Sekda Kepulauan Meranti Sambut Kepulangan 110 Jamaah Haji di Pelabuhan Tanjung Harapan

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:28 WIB

Pria di Selatpanjang Ditemukan Meninggal dikamar Penginapan

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:57 WIB

Yudisium Perdana ITS Meranti, 36 Mahasiswa Resmi Lulus, Wisuda Dijadwalkan Agustus Mendatang

Berita Terbaru