Dewan Kritisi Rencana Menteri Susi Pudjiastuti Mau Beli Kapal Induk

- Jurnalis

Selasa, 14 Juni 2016 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Jakarta – ‎Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti berkeinginan untuk membeli kapal induk, dalam rangka memperkuat pengawasan di laut.

Menurutnya, kapal induk tersebut juga akan didesain untuk memiliki beberapa fungsi untuk menunjang kinerja Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Dengan adanya kapal ini pejabat KKP dan stafnya bisa berada di lautan berkeliling. Kapal markas (induk) ini bisa berkeliling ke daerah melakukan bakti sosial, pengobatan ataupun demo pemberdayaan nelayan,” kata Susi saat Rapat Kerja dengan Komisi IV di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (14/6/2016).

Susi menilai, sudah saatnya KKP memiliki kapal induk ‎dengan berbagai fungsi yang dapat mendukung kegiatan kementeriannya.

Dia juga bermimpi kapal induk tersebut ada rumah sakitnya, ada pembelajaran mengenai procesing produk perikanan.

“‎RDP saya rasa tidak hanya di darat nantinya, tapi merasakan di laut di atas kapal induk,” ujarnya.

Menurut Susi, kegiatan-kegiatan yang dijelaskannya di atas tidak dapat dilakukan di kapal perang.

Dikatakannya, kapal induk yang akan dibeli oleh KKP akan menunjang Indonesia menjadi poros maritim dunia.

“Kalau kita lihat negara tetangga bisa begitu hebat dan besar memiliki kapal induk. ‎Satu sisi (kapal induk) untuk memperdayakan stake holders,” tuturnya.

Namun langkah Menteri Susi tersebut mendapat kritikan dari Ketua Komisi IV DPR, Edhy Prabowo.

Menurut Edhy, seharusnya Menteri Susi dengan anggaran yang diusulkan untuk tahun 2017 mendatang, dapat lebih memikirkan para nelayan akibat peraturan-peraturan Menteri yang menyulitkan nelayan.

“Ibu Menteri kan melarang nelayan menangkap ikan menggunakan alat-alat tertentu, harusnya Kementerian menyiapkan program penyediaan alat yang dapat digunakan nelayan,” tutur Edhy.(*/tribunnews)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Stunting Polsek Tebing Tinggi Barat Beri Vitamin dan Makanan Bergizi Di Desa Tenan
Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
TNI AL Gagalkan Upaya Pencurian Batu Granit di Perairan Selat Gelam, Karimun
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah
Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima
Jelang Idul Fitri 2026, Pejabat Pemkab Meranti Terancam Dapat Sangsi Tegas Jika Gunakan Kendaraan Dinas Untuk Mudik
Panglima TNI Perintahkan Siaga 1 Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 10:58 WIB

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Minggu, 5 April 2026 - 16:33 WIB

TNI AL Gagalkan Upaya Pencurian Batu Granit di Perairan Selat Gelam, Karimun

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:07 WIB

Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:18 WIB

Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima

Berita Terbaru