DWP Kemnaker Gelar Workshop untuk Bangun Lingkungan Kerja yang Peduli dan Responsif

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Workshop Penguatan Kapasitas Psychological First Aid (PFA) bagi pegawai Kemnaker dalam upaya membangun lingkungan kerja yang lebih peduli, suportif, dan responsif terhadap kondisi psikologis sesama pegawai.

Kegiatan yang diikuti pegawai dan anggota DWP Kemnaker ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta keterampilan peserta dalam memberikan dukungan psikologis awal, membangun komunikasi yang empatik, dan memperkuat budaya saling peduli di lingkungan kerja.

Penasihat I DWP Kemnaker, Sumarni Yassierli, mengatakan lingkungan kerja yang sehat perlu dibangun melalui kepedulian, empati, dan kemampuan untuk saling mendukung antarsesama pegawai. Menurutnya, tantangan dan dinamika dunia kerja yang terus berkembang menuntut setiap individu tidak hanya memiliki kompetensi yang baik, tetapi juga kepekaan terhadap kondisi psikologis rekan kerja di sekitarnya.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta dapat memahami pentingnya dukungan psikologis awal, membangun komunikasi yang lebih empatik, serta menumbuhkan budaya saling peduli di lingkungan kerja,” ujar Sumarni melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Kamis (25/6/2026).

Ia menambahkan, kemampuan mendengarkan, memahami, dan memberikan dukungan yang tepat merupakan keterampilan penting yang dapat membantu menciptakan suasana kerja yang nyaman, harmonis, dan produktif.

Menurut Sumarni, lingkungan kerja yang sehat dan kondusif akan mendukung peningkatan kinerja organisasi serta memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Workshop ini menghadirkan sejumlah narasumber yang membahas berbagai materi, mulai dari pengenalan Psychological First Aid, langkah-langkah penerapannya, teknik komunikasi terapeutik, hingga teknik stabilisasi emosi.

Selain sesi pemaparan materi, peserta juga mengikuti praktik dan role play untuk memperkuat pemahaman serta kemampuan dalam menerapkan konsep-konsep yang telah dipelajari.

Sumarni berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun dalam interaksi sosial lainnya.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat budaya kerja yang peduli, suportif, dan responsif, sehingga tercipta lingkungan kerja yang sehat dan kondusif bagi seluruh pegawai,” katanya

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran
Menaker Yassierli: Pekerja dan Perusahaan Harus Jadi Mitra Strategis
Hari bayangkara ke 80 kampung tangguh anti narkoba banglas barat di nilai polda riau
Pemkab Meranti Raih Seroja Awards 2026, Bukti Komitmen Bupati Asmar Benahi Tata Kelola Aset
Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80
Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan, Kemnaker Perkuat Sistem Pengawasan
Tekan Kecelakaan Kerja, Kemnaker Tingkatkan Kematangan Budaya K3
Menaker: Kolaborasi Pemerintah, Dunia Usaha, dan Organisasi Pekerja Kunci Penguatan Daya Saing Tenaga Kerja

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:13 WIB

DWP Kemnaker Gelar Workshop untuk Bangun Lingkungan Kerja yang Peduli dan Responsif

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:45 WIB

Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:24 WIB

Menaker Yassierli: Pekerja dan Perusahaan Harus Jadi Mitra Strategis

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:24 WIB

Hari bayangkara ke 80 kampung tangguh anti narkoba banglas barat di nilai polda riau

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:55 WIB

Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80

Berita Terbaru