banner 200x200

Home / Bintan / Featured

Minggu, 7 Agustus 2016 - 10:26 WIB

Gara-gara Upeti,Nelayan Mengadu ke Kapolres Bintan

“Kita tak boleh menuduh kalau Satpolair suka minta upeti. Karena tak semua anggota yang mau berbuat hal seperti itu. Tapi kalau terbukti akan kita tindak tegas,” katanya.

 

Liputankepri.com,Bintan – Himpunan Seluruh Nelayan Indonesia (HNSI) Bintan meminta kepada Polres Bintan untuk menindak tegas satuannya, Satpolair yang sering melakukan tindakan kasar kepada nelayan. Karena selama ini Satpolair meminta upeti (uang keamanan) kepada seluruh nelayan yang beraktivitas mencari ikan di perairan Bintan.

 “Sebelum melaut nelayan sudah melapor ke Polair. Namun ketika usai melaut dan membawa muatan ikan tangkapan, selalu saja kapal patroli Polair menghadang nelayan. Mereka minta upeti berupa uang dan ikan,” ujar Ketua HSNI Bintan, Baini ketika menyampaikan keluhannya kepada Kapolres Bintan, AKBP Febrianto Guntur Sunoto saat acara Harkamtibmas untuk menciptakan kesadaran sosial di wilayah hukum bagian timur Bintan di Kedai Kopi Glori, Jalan Barek Motor, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, kemarin.

Masalah sosial di laut ini, lanjutnya, sudah lama dialami nelayan Bintan. Namun nelayan masih memberikan toleransi kepada Satpolair untuk tidak memberikan perlawanan. Tapi akhi-akhir ini permintaan upeti dari Satpolair sudah diambang batas kewajaran. Sehingga masalah ini menjadi isu besar yang akan dibahas HSNI ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri hingga Pemerintah Pusat.

“Nelayan sudah sulit jangan dipersulit lagi. Jangan lagilah polisi minta-minta. Kalau masih begini terus dan tidak bisa ditangani Polres Bintan. Maka kami akan melaporkannya ke Polda Kepri maupun Mabes Polri,” tegasnya.

Kapolres Bintan, AKBP Febrianto Guntur Sunoto mengaku tidak mengetahui jika ada anggotanya yang melalukan tindakan memalukan seperti itu. Ia berjanji akan menindak tegas apabila mendapati atau mengetahui indetitas oknum tersebut.

“Kita tak boleh menuduh kalau Satpolair suka minta upeti. Karena tak semua anggota yang mau berbuat hal seperti itu. Tapi kalau terbukti akan kita tindak tegas,” katanya.

Begitu juga dengan TNI, lanjutnya, apabila ikut serta melakukan tindakan yang sama maka diberikan ditindak tegas juga. Namun untuk urusan penindakannya diserahkan kepada pimpinan TNI.

“Kita yakin Satpolair itu bukan dari Polres Bintan. Jadi kita akan berkoordinasi dengan Polres Tanjungpinang dan Polda Kepri. Untuk TNI yang bisa menindaknya dari internalnya sendiri,” ungkapnya.**

Share :

Baca Juga

Featured

Tim WFQR Tangkap Kapal Kayu Muatan 10 Ton

Featured

Redaksi

Featured

Rumah Dinas Walikota Di Teror BOM

Featured

Komisi III DPRD Meranti Kunker ke Disdik Riau

Featured

Mahasiswa UIN Suska Riau Gelar Festival Anak Sholeh

Ekonomi

Bank Dunia Tempatkan Utang Indonesia di Level Bahaya

Featured

Pemprov Kepri Anggarkan 2 Milyar Untuk Perawatan Jalan

Featured

BC Musnahkan Barang Milik Negara Hasil Penindakan di TPA