Jubir Satgas Covid-19, Tjetjep Yudiana: Kondisi Gubernur Kepri Baik-Baik Saja

- Jurnalis

Senin, 12 Juli 2021 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru bicara Satgas Covid-19 Provinsi Kepri Tjetjep Yudiana menyatakan bahwa hasil PCR Gubernur Kepri sudah keluar hari ini, Ahad (11/7) dan dinyatakan positif terpapar Covid-19.(F.istimewa)

Juru bicara Satgas Covid-19 Provinsi Kepri Tjetjep Yudiana menyatakan bahwa hasil PCR Gubernur Kepri sudah keluar hari ini, Ahad (11/7) dan dinyatakan positif terpapar Covid-19.(F.istimewa)

Tanjungpinang – Juru bicara Satgas Covid-19 Provinsi Kepri Tjetjep Yudiana menyatakan bahwa hasil PCR Gubernur Kepri sudah keluar hari ini, Ahad (11/7) dan dinyatakan positif terpapar Covid-19. Namun demikian kondisi Gubernur dijelaskan saat ini baik-baik saja dan sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah pribadinya di Batu 7, Tanjungpinang.

Hal ini disampaikan Tjetjep saat menggelar konferensi pers menjelaskan tentang kondisi Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad terkini di ruang rapat utama lantai 4, kantor Gubernur Dompak, Tanjungpinang. Konferensi pers dihadiri sejumlah media, beberapa ada yang hadir langsung di lokasi, namun lebih banyak yang mengikuti secara virtual.

Hadir mendampingi Tjetjep Kepala Dinas Kesehatan M. Bisri, Kepala Dinas Perhubungan Junaidi, Kepala Kesbangpol Kepri Hasyim Asyari, Plt. Karo Humprohub Kepri Hasan S. Sos dan Plt. Kepala Biro Pemerintahan M Darwin.

Ditegaskan Tjetjep bahwa Gubernur sudah merasa tidak enak badan dalam beberapa minggu terakhir. Karena merasa kondisi badannya kurang vit, Gubernur pun banyak mengkonsumsi vitamin agar tetap bisa beraktivitas menjalankan tugas kegubernuran seperti biasa. Mengingat banyak sekali kegiatan yang menuntut kehadirannya, terutama dalam rapat-rapat penting.

Baca Juga :  Gubernur Kepri Gelar Rakor Penanganan Kepulangan Ribuan PMI

“Bapak Gubernur sempat melakukan rapid test antigen, namun waktu itu hasilnya negatif. Tidak puas dengan hasil rapid test antigen, kemudian dilanjutkan dengan tes swab atau PCR hari ini,” kata Tjetjep.

Guna mendapatkan hasil PCR yang valid, kata Tjetjep, harus ada rentang waktu 5 hari untuk test PCR setelah rapid antigen.

“Hasil rapid test antigen Gubernur keluar pada hari Rabu tanggal 7 Juli lalu. Dan 5 hari setelah itu adalah hari ini, Minggu tanggal 11 Juli, baru dilakukan test PCR lagi dan hasilnya positif. Namun saat ini pak Gubernur baik-baik saja dan sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya,” kata mantan Kadinkes Kepri ini.

Baca Juga :  Jenderal Dudung Berkunjung Ke Natuna, Ini Keterlibatan TNI AD

Menurut  Tjetjep, Gubernur melakukan test PCR pagi tadi sekitar jam 10.00 WIB dan hasilnya keluar 4 jam setelah itu, atau sekitar jam 14.00 WIB.

“Walaupun dinyatakan positif, namun saturasi bagus di angka diatas 95. Mudah-mudahan hal ini bisa dipertahankan. Dan mohon bantu doa dari seluruh masyarakat semua agar Gubernur bisa kembali pulih dan bisa segera aktif kembali kembali seperti sedia kala,” katanya.

Tjetjep juga menegaskan Pemprov Kepri telah menyiapkan Tim Kesehatan  untuk menangani kesehatan Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad dari tim dokter  RSUP Raja  Ahmad Tabib.

“Sekali lagi saya tegaskan, Gubernur kondisinya sekarang baik-baik saja. Beliau sedang menjalani masa pemulihan. Mudah-mudahan informasi ini bisa dipahami oleh masyarakat dan selanjutnya kirim doa agar beliau segera sembuh,” tutupnya.**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC
Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan
TNI AL Gagalkan Upaya Pencurian Batu Granit di Perairan Selat Gelam, Karimun
Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan
Satresnarkoba Polres Karimun Ungkap 14 Kasus serta Musnahkan 558,7 Gram Sabu
Ditjen Imigrasi Kepri Akui Oknum Pegawai Imigrasi Batam Terlibat Dalam Kasus Pemerasan WNA
Bea Cukai Batam Amankan 1,12 Juta Batang Rokok Ilegal di Pulau Panjang

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:32 WIB

Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC

Senin, 13 April 2026 - 10:01 WIB

Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan

Minggu, 5 April 2026 - 16:33 WIB

TNI AL Gagalkan Upaya Pencurian Batu Granit di Perairan Selat Gelam, Karimun

Kamis, 2 April 2026 - 09:45 WIB

Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:08 WIB

Satresnarkoba Polres Karimun Ungkap 14 Kasus serta Musnahkan 558,7 Gram Sabu

Berita Terbaru