Kapolsek Buru Bagikan Masker Kepada Masyarakat Untuk Antisipasi Dampak Kabut Asap

- Jurnalis

Kamis, 8 Agustus 2019 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Buru | Untuk mengantisipasi dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) di Tanjung batu kecil Kecamatan Buru, Kabupaten Karimun, Kepri, petugas kepolisian setempat membagikan masker kepada masyarakat, Khamis (8/8/19).

Untuk pembagian masker ini, jajaran Polsek Buru bekerja sama dengan petugas kesehatan unit pelaksana teknis (UPT) Puskemas dan pemerintah di Kecamatan Buru.

Petugas kepolisian memasangkan langsung masker kepada sejumlah pengendara sepeda motor serta pejalan kaki.

Kapolsek Buru Iptu Bakri, menyampaikan, pemberian masker kepada masyarakat untuk mengantisipasi dampak kabut asap yang ada di wilayah Kecamatan buru.

“Hari ini kami bersama unsur pimpinan kecamatan (Upika) membagikan masker kepada masyarakat bertempat di Dusun 3 Parit Jelutung Desa Tanjung Batu Kecil. Karena antipasi dampak kabut asap yang terjadi. Ada sekitar 150 masker yang kita bagikan ke masyarakat,” ucap Kapolsek Iptu Bakri.

Pemberian masker ini, lanjut dia, sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, supaya terhindar dari bermacam penyakit yang ditimbulkan dari kabut asap lahan tersebut.

“Dampak dari kabut asap, yang pertama ISPA (infeksi saluran pernapasan akut), kemudian gangguan tenggorokan dan lainnya,” sebut Bakri.

Menurut Bakri, kondisi kabut asap di Dusun 3 Parit Jelutung Desa Tanjung Batu Kecil Kecamatan Buru. cukup tebal. Untuk itu, dibagikan masker kepada masyarakat, agar terhindar dari berbagai penyakit.

“Tadi kami bersama UPT Puskesmas Tanjung Batu dan Camat Buru juga membagikan masker ke anak sekolah. Supaya anak-anak terhindar dari penyakit akibat kabut asap karhutla ini,” imbuh Kapolsek.

Sementara untuk kondisi lahan yang terbakar saat ini, lanjut dia, titik api sudah padam. Akan tetapi, masih mengeluarkan asap.

“Daerah yang terbakar merupakan tanah perkebunan karet. Api dibagian permukaan sudah mati, tapi di bawah masih ada. Apabila cuaca panas dan angin kencang, api bisa muncul kembali ke permukaan,” kata Kapolsek Iptu Bakri (An/Ron)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DWP Kemnaker Gelar Workshop untuk Bangun Lingkungan Kerja yang Peduli dan Responsif
Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran
Menaker Yassierli: Pekerja dan Perusahaan Harus Jadi Mitra Strategis
Hari bayangkara ke 80 kampung tangguh anti narkoba banglas barat di nilai polda riau
Pemkab Meranti Raih Seroja Awards 2026, Bukti Komitmen Bupati Asmar Benahi Tata Kelola Aset
Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80
Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan, Kemnaker Perkuat Sistem Pengawasan
Tekan Kecelakaan Kerja, Kemnaker Tingkatkan Kematangan Budaya K3

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:13 WIB

DWP Kemnaker Gelar Workshop untuk Bangun Lingkungan Kerja yang Peduli dan Responsif

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:45 WIB

Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:24 WIB

Menaker Yassierli: Pekerja dan Perusahaan Harus Jadi Mitra Strategis

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:24 WIB

Hari bayangkara ke 80 kampung tangguh anti narkoba banglas barat di nilai polda riau

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:55 WIB

Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80

Berita Terbaru