class="wp-singular post-template-default single single-post postid-26555 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Karimun / Kepri / Nasional / Peristiwa / Polres Karimun

Kamis, 8 Agustus 2019 - 10:54 WIB

Kapolsek Buru Bagikan Masker Kepada Masyarakat Untuk Antisipasi Dampak Kabut Asap

Liputankepri.com,Buru | Untuk mengantisipasi dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) di Tanjung batu kecil Kecamatan Buru, Kabupaten Karimun, Kepri, petugas kepolisian setempat membagikan masker kepada masyarakat, Khamis (8/8/19).

Untuk pembagian masker ini, jajaran Polsek Buru bekerja sama dengan petugas kesehatan unit pelaksana teknis (UPT) Puskemas dan pemerintah di Kecamatan Buru.

Petugas kepolisian memasangkan langsung masker kepada sejumlah pengendara sepeda motor serta pejalan kaki.

Kapolsek Buru Iptu Bakri, menyampaikan, pemberian masker kepada masyarakat untuk mengantisipasi dampak kabut asap yang ada di wilayah Kecamatan buru.

“Hari ini kami bersama unsur pimpinan kecamatan (Upika) membagikan masker kepada masyarakat bertempat di Dusun 3 Parit Jelutung Desa Tanjung Batu Kecil. Karena antipasi dampak kabut asap yang terjadi. Ada sekitar 150 masker yang kita bagikan ke masyarakat,” ucap Kapolsek Iptu Bakri.

Pemberian masker ini, lanjut dia, sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, supaya terhindar dari bermacam penyakit yang ditimbulkan dari kabut asap lahan tersebut.

“Dampak dari kabut asap, yang pertama ISPA (infeksi saluran pernapasan akut), kemudian gangguan tenggorokan dan lainnya,” sebut Bakri.

Menurut Bakri, kondisi kabut asap di Dusun 3 Parit Jelutung Desa Tanjung Batu Kecil Kecamatan Buru. cukup tebal. Untuk itu, dibagikan masker kepada masyarakat, agar terhindar dari berbagai penyakit.

“Tadi kami bersama UPT Puskesmas Tanjung Batu dan Camat Buru juga membagikan masker ke anak sekolah. Supaya anak-anak terhindar dari penyakit akibat kabut asap karhutla ini,” imbuh Kapolsek.

Sementara untuk kondisi lahan yang terbakar saat ini, lanjut dia, titik api sudah padam. Akan tetapi, masih mengeluarkan asap.

“Daerah yang terbakar merupakan tanah perkebunan karet. Api dibagian permukaan sudah mati, tapi di bawah masih ada. Apabila cuaca panas dan angin kencang, api bisa muncul kembali ke permukaan,” kata Kapolsek Iptu Bakri (An/Ron)

Share :

Baca Juga

Berita

Gelar Press Release dan Pemusnahan 7 Kg Narkotika Jenis Daun Ganja Kering

Berita

Sambut Hari Bhayangkara 2022, Polri Gelar Lomba Menembak Bersama Pati TNI-Polri dengan Insan Pers

Berita

Misjan Tommy Mengembalikan Formulir Pendaftaran Ke Kantor DPC PDI Perjuangan Meranti

Featured

Partai Berkarya Targetkan Tiga Kursi di Pileg 2019 Mendatang

Bangkinang

Program Jumat Curhat, Kapolda Riau Ingin Dengar Langsung Keluhan Warga

Ekonomi

Bekerjasama Dengan Baznas, KP2K Meranti Rehab Rumah Janda di Selatpanjang Timur

Berita

Bhabinkamtibmas Desa Bantar Panen Cabai rawit dukung Ketahanan Pangan

Kep Meranti

Parkir Sembarangan Dikantor Bupati Bisa Kena Sanksi
error: Content is protected !!