Kentut Bau Busuk Tanda Apa Ya..?

- Jurnalis

Minggu, 16 Oktober 2016 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Bau kentut tidak sedap bukanlah hal yang buruk. Bau tersebut menunjukkan aktivitas makanan yang Anda konsumsi dan bakteri yang sedang bekerja dalam sistem pencernaan Anda. Semua orang memiliki dampak yang berbeda.”

 

Liputankepri.com – Kentut merupakan hal alami yang terjadi pada tubuh. Normalnya, manusia kentut 10-20 kali setiap hari.

Meskipun kerap dianggap sebagai hal yang memalukan atau menjijikan, kentut merupakan pertanda bahwa Anda memiliki sistem pencernaan yang sehat. Namun, tidak semua kentut itu sama dan bau dari gas yang dikeluarkan bisa menggambarkan kondisi kesehatan Anda.

Terkadang, kentut bisa berbunyi ataupun tidak, mengeluarkan bau busuk ataupun tidak berbau. Menurut dokter spesialis pencernaan, Myron Brand, pola makan yang sehat membuat kentut menimbulkan bau tidak sedap. Tapi ia mengingatkan untuk tidak perlu khawatir.

“Bau kentut tidak sedap bukanlah hal yang buruk. Bau tersebut menunjukkan aktivitas makanan yang Anda konsumsi dan bakteri yang sedang bekerja dalam sistem pencernaan Anda. Semua orang memiliki dampak yang berbeda.”

 

Myron Brand mengatakan bahwa bau kentut yang tidak sedap biasanya disebabkan ketika makanan tidak terproses dengan sempurna, terutama karbohidrat. “Bau tidak sedap menandakan karbohidrat yang dikonsumsi gagal diserap dengan baik, sehingga mengalami fermentasi.”

Untuk mereka yang mengalami bau kentut tidak sedap, Myron Brand menjelaskan: “Beberapa orang adalah menghasilkan gas metana, sedangkan sebagian orang lainnya adalah menghasilkan hidrogen sulfida (gas yang berbau seperti telur busuk), sehingga kentut berbau seperti telur busuk.”

Bagi mereka yang mengalami kentut berbau, Myron Brand pun menganjurkan untuk mengurangi konsumsi makanan yang mengandung fruktosa, polyol, dan sulfur yang tinggi. Beberapa makanan tersebut adalah apel, pir, semangka, bawang putih, dan bawang bombai. Selain itu, makanan yang terbuat dari gandum dan rye serta produk olahan susu juga sebaiknya dihindari, seperti dilansir laman Daily Mail.

Sedangkan makanan yang sebaiknya dikonsumsi menurut Myron Brand adalah makanan yang tinggi protein (hindari daging tinggi lemak) dan tidak mengandung Fermentable Oligosaccharides, Disaccharides, Monosaccharides and Polyols. Anda bisa mengonsumsi nasi, jagung, ataupun kentang.

Soal apakah kentut berbunyi, hal ini tergantung pada keadaan otot sphincter Anda. Jika otot sphincter Anda dalam keadaan rileks maka gas yang keluar dari dalam tubuh tidak akan berbunyi. Kopi, bisa membuat otot sphincter Anda rileks maka ketika mengonsumsi kopi, Anda aka lebih sering kentut karena gas lebih mudah keluar dari dalam tubuh.

Terakhir, jika Anda kentut lebih dari 22 kali sehari (digolongkan sebagai jumlah yang banyak), perhatikan gaya hidup Anda. Bagi sebagian orang, hal ini bisa disebabkan adanya masalah pencernaan, infeksi saluran pencernaan, atau irritable bowel syndrome.**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC
Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan
Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
TNI AL Gagalkan Upaya Pencurian Batu Granit di Perairan Selat Gelam, Karimun
Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan
Satresnarkoba Polres Karimun Ungkap 14 Kasus serta Musnahkan 558,7 Gram Sabu

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:59 WIB

Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru

Rabu, 15 April 2026 - 09:32 WIB

Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC

Senin, 13 April 2026 - 10:01 WIB

Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan

Selasa, 7 April 2026 - 10:58 WIB

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Berita Terbaru