KM Lestari Karam di Perairan Pulau Rangsang Meranti

- Jurnalis

Minggu, 11 September 2016 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,MERANTI – Kapal Motor  (KM) Lestari 5 GT 25, tenggelam di Perairan Pulau Rangsang, Desa Telesung, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Atas kejadian itu, satu dari 3 korban pasca tenggelamnya kapal tersebut belum ditemukan.
Kejadian itu diketahui, pada Jumat (9/9/2016) sekitar pukul 12:30 WIB KM Lesatari 5 GT 25 nomor 902/PPE milik Suherman (65 th) warga Desa Sonde, Kecamatan Rangsang Pesisir, berangkat dari Pelabuhan Telesung Desa Telesung, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, menuju jambatan ladang kecil Desa Telesung Kecamatan Rangsang Pesisir dengan bermuatan semen berjumlah 200 sak, beras 40 karung dan besi ukuran 8 inchi 100 batang.
Sesampainya di perairan Pulau Rangsang, Desa Telesung, Kecamatan Rangsang pesisir, kapal tiba-tiba oleng dan langsung terlungkup. Dari tiga ABK yang berada dalam kapal tersebut, dua berhasil menyelamatkan diri, sementara yang satu lagi hilang entah kemana.
Adapun yang berhasil selamat, Azman (37 th) warga Desa Tanah Merah Kecamatan Rangsang Pesisir (Kapten Kapal) dan Edi Saputra (41th) warga Desa Kayu Ara Kecamatan Rangsang Pesisir (Kepala Kamar Mesin), sedangkan M. Afis, (24 th) warga Desa Kayu Ara, Kecamatan Rangsang Pesisir, hilang dan masih dalam pencarian.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Barliansyah SIK, Sabtu (10/9/2016) siang, kepada RiauGreen.com, membenarkan adanya laporan peristiwa Kapal Motor yang tenggelam tersebut.
“Hingga saat ini personil Polsek Rangsang bersama masyarakat melakukan upaya pencarian terhadap korban yang hilang, mudah-mudahan segera ditemukan,” ujar Barlian.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Meranti dan Warga Gotong Royong, Bangun Dua Jembatan Merah Putih
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
Panggilan Adat di Tengah Aroma Fee Proyek, LAMR Seret BWS Sumatera III, Vendor dan Donatur ke Meja Klarifikasi
DPRD Meranti Bedah LKPJ 2025, Fraksi-Fraksi Serukan Perubahan Nyata dan Akhiri Ketimpangan
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah
Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima
Jelang Idul Fitri 2026, Pejabat Pemkab Meranti Terancam Dapat Sangsi Tegas Jika Gunakan Kendaraan Dinas Untuk Mudik
Perkuat Sinergi, PT ITA Gelar Safari Ramadan dan Santunan di Kepulauan Meranti

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 11:47 WIB

Polres Meranti dan Warga Gotong Royong, Bangun Dua Jembatan Merah Putih

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:06 WIB

Panggilan Adat di Tengah Aroma Fee Proyek, LAMR Seret BWS Sumatera III, Vendor dan Donatur ke Meja Klarifikasi

Senin, 30 Maret 2026 - 14:08 WIB

DPRD Meranti Bedah LKPJ 2025, Fraksi-Fraksi Serukan Perubahan Nyata dan Akhiri Ketimpangan

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:07 WIB

Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah

Berita Terbaru