liputankepri.com, KARIMUN – Dugaan lantaran himpitan ekonomi yang membuat Suzana (33) warga Sungai Lakam Timur, yang mengahiri hidupnya dengan gantung diri tertepis sudah. Korban gantung diri lantaran meminta jalan-jalan kepada suaminya namun ajakannya tersebut di tolak sang suami.
Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara, memberikan keterangan pers, bahwa motif Suzana, warga Sungai Lakam Timur yang gantung diri lantaran ditolak sang suami untuk jalan-jalan. (foto: alchapoenk)
Hal tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara, sesuai interogasi petugas terhadap suami korban, Joni (35).
“Dari ketrangan yang kita peroleh dari suami korban, sebelumnya korban minta jalan-jalan kepada suaminya, namun di tolak karena suaminya merasa capek dan ingin istirahat katanya,” terang Lulik, saat dihubungi liputankepri.com, Rabu (30/8/2017).
Sambil mengulang pernyataan korban kepada suaminya, ”bang, kita jalan-jalan lah, sekali-sekali seperti orang-orang,” ujar Lulik menirukan pernyataan korban melalui suaminya.
Kemudian suami korban menolak dan mengatakan, “saya capek dan mau tidur,” sambung Lulik menirukan pernyataan suami korban.
Diberitakan sebelumnya, Suzana (33) ditemukan tewas gantung diri di dalam rumahnya, korban pertama kali ditemukan oleh suami korban, Joni (35) saat hendak ke kamar mandi.
Dari hasil visum yang dilakukan oleh tim Inafis Polres Karimun, korban murni meninggal karena gantung diri. (cp)
Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow