class="wp-singular post-template-default single single-post postid-41403 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Karimun

Selasa, 9 November 2021 - 11:31 WIB

Menolak Tambang Timah, Puluhan Nelayan Sawang Duduki Kapal Isap

Sekitar 80 an nelayan di Pesisir Sawang dan Sawang Selatan kabupaten Karimun, Kepulauan Riau menduduki Kapal Isap Produksi (KIP) Jeihan Nabila. (Doc,ist)

Sekitar 80 an nelayan di Pesisir Sawang dan Sawang Selatan kabupaten Karimun, Kepulauan Riau menduduki Kapal Isap Produksi (KIP) Jeihan Nabila. (Doc,ist)

Karimun – Sekitar 80 an nelayan di Pesisir Sawang dan Sawang Selatan kabupaten Karimun, Kepulauan Riau menduduki Kapal Isap Produksi (KIP) Jeihan Nabila. Aksi damai itu dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap keberadaan Kapal Isap Mitra Timah di laut Sawang, Senin (08/11/21), sekira pukul 13:30 Wib.

Puluhan gabungan nelayan tersebut turun langsung ke laut menuju Kapal Siap Produksi (KIP) mitra PT Timah Tbk yang beroperasi di perairan Laut Sawang dan sekitarnya.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes penolakan terhadap dimulainya aktivitas penambangan yang dilakukan KIP Jeihan Nabila sebagai mitra PT Timah Tbk yang mulai beroperasi sejak dua bulan ini.

Baca Juga :  Bupati Karimun Wisuda Akbar Santri TPQ se-Kundur Utara

Mereka menggunakan tiga unit kapal Pompong berbagai ukuran, kemudian sandar sambil berteriak di KIP tersebut.

Amir selaku koordinator mengaku, aksi damai turun langsung ke laut ini dilakukan karena masyarakat sudah sangat kesal dan sudah tidak percaya lagi dengan aparatur pemerintah dan keamanan serta anggota DPRD, karena persoalan pro kontra KIP ini tidak menemukan solusi yang adil bagi nelayan.

“Lokasi penambangan KIP tersebut merupakan lokasi tangkapan nelayan mencari ikan, kalau daerah itu ditambang maka habis dan rusaklah terumbu karangnya sehingga kami akan kesulitan mencari ikan untuk nafkah keluarga kami sehari-hari, kami mohon operasi KIP Ini segera dihentikan ,” ungkap Amir kepada media ini.

Baca Juga :  Melalui Inovasi Proliga, Sektor Pertanian di Karimun Semakin Meningkat

Selain itu, keberadaan KIP ini sudah sangat meresahkan para nelayan, karena hasil tangkap ikan kami terus berkurang. Oleh karena itu kami menuntut agar segera menghentikan aktivitas KIP di wilayah kami.

“Kita sebagai nelayan hanya menuntut, agar tidak ada lagi aktivitas pertambangan Kapal Isap Produksi (KIP) yang beroperasi di wilayah perairan Sawang, Kabupaten Karimun,” tutur Amir.

Menyikapi aksi damai tuntutan nelayan Sawang ke KIP Jeihan Nabila, management perusahaan tersebut belum memberikan keterangan resmi.***

Share :

Baca Juga

Karimun

Kapolres Karimun Pimpin Upacara Sertijab Kasat Reskrim

Karimun

KM Bintang Surya Terbakar, Nahkoda Dikabarkan Meninggal Dunia

Featured

Pemkab Karimun Gelar Malam Ramah Tamah Bersama Anggota Veteran dan Paskibraka

Batam

Covid-19, Polda Kepri sisir tempat yang dianggap rawan

Karimun

Delapan Atlet Panahan Binaan PT Timah Tbk Bakal Wakili Kabupaten Karimun di Porprov V Kepulauan Riau

Ekonomi

BC Kepri Amankan Tugboat saat Transfer 20 Ton Solar Ilegal

Karimun

Kejati Kepri Musnahkan Empat Kapal Ilegal
Dalam rangka memperingati hari Kartini tahun 2018, Bhayangkari Polsek Tebing kabupaten Karimun menggelar bhakti sosial dengan memberikan 100 bungkus serbuk ABT kepada masyarakat, Jum'at (20/04/2018).

Featured

Jelang Hari Kartini,Bhayangkari Polsek Tebing Gelar Bakti Sosial
error: Content is protected !!