Pembangunan Pelabuhan Malarko Mangkrak, Sedot Dana APBN 200 M

- Jurnalis

Selasa, 23 Januari 2018 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Karimun  – Sudah 10 tahun pembangunan pelabuhan Malarko, Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, tidak kelar. Padahal, pembangunan yang didanai APBN dengan nilai hampir mencapai Rp 200 miliar ini, dijadikan sebagai pelabuhan peti kemas.

Meski begitu, pemerintah pusat masih menggelontorkan dana untuk kelanjutan pembangunan pelabuhan Malarko sebesar Rp50 miliar. Dana itu dialokasikan oleh kementerian Perhubungan RI.

“Benar, pusat kembali mengalokasikan kelanjutan pembangunan pelabuhan Malarko di tahun 2018. Nilainya mencapai Rp50 miliar,” kata Kepala Dinas Perhubungan Karimun, Fajar, Sabtu (20/1) lalu.

Namun begitu, kata Fajar, pihaknya belum mengetahui kepastian peruntukan alokasi dana tersebut. Artinya, masih menunggu turun dari pihak Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Laut.

Sedangkan Pemerintah Karimun hanya menyiapkan lahan di sisi darat untuk perkantoran maupun akses jalan menuju pelabuhan Malarko. Untuk sementara baru lahan untuk akses jalan saja yang sudah selesai, serta akan dilakukan pengaspalan melalui anggaran BP Kawasan Karimun.

“Untuk pengadaan lahan perkantoran, kemungkinan di APBD-P 2018 atau di APBD 2019 nanti. Kita lihat dululah, sejauh mana perkembangan pelabuhan Malarko itu,” ungkapnya.

Masih kata Fajar lagi, perencanaan pelabuhan Malarko tersebut diperuntukan untuk pelabuhan kargo yang menghadap langsung di jalur lalulintas International. Namun, apabila dilihat kondisi sekarang sangat-sangat tidak memungkinkan lagi untuk dilanjutkan. Mengingat, tiang-tiang pancang sepanjang pelabuhan tersebut sudah pada keropos dan bengkok.

“Kayaknya sih, sudah tidak bisa dilanjutkan. Kalaupun dilanjutkan butuh biaya yang cukup besar. Dulu diestimasikan sekitar Rp500 Miliar sudah terbangun, dengan kondisi sekarang bisa dua kali lipat biayanya,” tuturnya.

Sementara pantauan di lapangan, kondisi pelabuhan Malarko terbiar begitu saja. Sudah banyak tiang-tiang yang keropos dan pada bengkok akibat tergerus pasang surut air laut. Dimana, sudah beberapa kontraktor yang melaksanakan pengerjaan tersebut diantaranya PT Putri Salju Satria pada tahun 2011, bidang pengerjaan faspel laut dan reklamasi laut dengan nilai pagu anggaran sekitar Rp 69 miliar.

Sedangkan, Pemda Karimun hanya melakukan pembebasan lahan untuk akses jalan seluas 1,6 hektare senilai Rp 200 Juta. Kemudian dilanjutkan pada tahun 2012 oleh PT Tussens Krida Utama dengan nilai kontrak sebesar Rp48, 9 miliar dengan bidang pengerjaan upper trestle seluas 162 x 9 meter dan talud kosong dengan luas 123 meter dan tinggi 5 meter.

”Tak jelaslah bang, saya aja tiap hari turun kelaut untuk menjaring ikan. Mubazir pelabuhan ini, lihatlah masak ada pelabuhan sepotong-sepotong,” kata Aan salah seorang nelayan di Pelambung.***

 

 

 

 

 

Source:batampos

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Asmar Pimpin Rakor Lintas Instansi, Dorong Akses Langsung Meranti–Malaysia dari Rangsang
Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu
Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan
Resmi Mengundurkan Diri, Perry Warjiyo Lepas Jabatan Gubernur Bank Indonesia
Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria
MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Lagi Hangus
Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau
Resmi Dikukuhkan, Muzamil Baharudin Pimpin FKA Bengkalis se-Riau Kepri

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 13:20 WIB

Bupati Asmar Pimpin Rakor Lintas Instansi, Dorong Akses Langsung Meranti–Malaysia dari Rangsang

Senin, 27 Juli 2026 - 12:14 WIB

Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu

Senin, 27 Juli 2026 - 12:13 WIB

Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan

Senin, 27 Juli 2026 - 07:00 WIB

Resmi Mengundurkan Diri, Perry Warjiyo Lepas Jabatan Gubernur Bank Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:43 WIB

Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria

Berita Terbaru