class="wp-singular post-template-default single single-post postid-273 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Ekonomi / Featured

Rabu, 25 Mei 2016 - 11:25 WIB

Penilaian Kesehatan Koperasi Harus Sinkron Dengan Perbankan

liputankepri.com,Jakarta – Kementerian Koperasi dan UKM menegaskan penilaian kesehatan koperasi simpan pinjam yang dilakukan oleh Pemerintah harus sinkron dengan penilaian perbankan.

“Kami menargetkan penilaian kesehatan yang dilakukan penerintah ini juga diakui oleh bank ketika koperasi hendak mengakses kredit dari bank,” ujar Deputi Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/5/2016).

Meliadi menegaskan, penilaian kesehatan koperasi harus benar-benar konsisten dan dilakukan oleh orang yang ahli serta berintegritas.

Dengan demikian proses penilaian kesehatan koperasi dapat dipertanggungjawabkan dan konsisten.

“Penilaian kesehatan ini sangat penting untuk mendukung tercapainya koperasi berkualitas yang menjadi target Kemenkop UKM. Konsistensi harus dijaga, jangan sampai sekarang dinilai sehat tapi kemudian tingkat kesehatannya turun lagi,” kata Meliadi.

Ruang lingkup penilaian kesehatan koperasi dilalukan atas tujuh aspek bagi koperasi konvensional, yaitu permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, efisiensi, likuiditas, kemandirian dan pertumbuhan, hingga jatidiri koperasi.

Sedangkan untuk koperasi berbasis syariah aspek penilaian ditambah dengan prinsip syariah.

“Diharapkan peraturan ini dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan penilaian kesehatan usaha simpan pinjam oleh koperasi di provinsi dan kabupaten/kota,” lanjutnya.

Meliadi juga menegaskan, penilaian kesehatan bukan untuk menjatuhkan sanksi tetapi untuk mengetahui pola pembinaan yang tepat bagi koperasi tersebut.

Sebab, koperasi juga harus mengelola dana dari anggota secara bertanggung jawab dan hati-hati (prudent).

Sumber:Kompas

Share :

Baca Juga

Batam

Aturan Peredaran Rokok dan Miras,Akan Dibahas BP Batam

Featured

Tarif Pas Masuk SBP Naik,Mahasiswa Demo Pelindo

Ekonomi

Breakingnews : Kapal Berbendera Taiwan Diamankan Bea Cukai Di Perairan Meranti

Featured

Pria Bercadar Gagal Bongkar ATM Bank BRI

Featured

Ketua Bawaslu Usulkan Penundaan Pilkada 2024

Batam

PN Batam Ancam Abubakar Hukuman Mati

Featured

Pelindo Cabang Karimun Bakal Naikkan Pass Pelabuhan Setelah Lebaran

Batam

Mudik Lebaran,Tiket Pelni 70 Persen Tiket Terjual
error: Content is protected !!