class="wp-singular post-template-default single single-post postid-15767 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam / Featured / Karimun / Travel

Minggu, 11 Maret 2018 - 09:20 WIB

Pesawat Airfast Mendarat Darurat di Laut Ocarina

Liputankepri.com,Batam,- Pesawat Airfast yang membawa delapan penumpang dari Bandara Hang Nadim Batam, tujuan Pulau Bawah Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (10/3/2018) sekitar pukul 13.15 WIB melakukan pendaratan darurat.

Pendaratan ini dilakukan karena pesawat tipe kecil jenis Tryouter ini mengalami kendala teknis, sehingga pilot meminta izin untuk mendarat darurat di sekitar perairan Ocarina. Saat ini, delapan penumpang termasuk pilot dan kopilot berhasil dievakuasi dan dalam kondisi yang selamat.

“Sekitar pukul 01.15 WIB, pihak bandara Hang Nadim Batam mendapat kontak dari pilot Air Fast bahwa pesawat mengalami gangguan, saat itulah pilot melaporkan ada kendala teknis pada pesawat,” kata Direktur Badan usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim, Suwarso, Sabtu (10/3/2018).

Mengetahui terjadi kesalahan pada pesawat, pilot meminta izin untuk melakukan pendaratan darurat di sekitar perairan Marina, Sekupang dan Ocarina Batam Centre.  Namun di tengah komunikasi, pilot akhirnya memutuskan mendarat darurat di perairan Ocarina, Batam Centre.

“Pilot melihat di sekita Ocarina ada teluk dan kondisi di sekitar lokasi sepi. Makanya, pilot lebih memilih ke Ocarina,” jelas Suwarso. “Jadi pesawat murni mengalami kerusakan landing gear, bukan akibat dari pengaruh cuaca atau human error,” kata Suwarso menegaskan.

Di bagian lain, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) Kelas I A Tanjungpinang, Budi Cahyadi mengatakan, pilot pesawat berkewarganegaran asing, yakni dari Polandia. “Kami pastikan delapan penumpang pesawat yang terdiri wisatawan asing dan lokal serta pilot dan kopilotnya dalam kondisi selamat,” kata Budi Cahyadi.

Dari data yang dimiliki Basarnas, pesawat baru saja terbang dari Bandara Hang Nadim dan akan menuju ke Pulau Bawah Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau. “Tidak ada korban jiwa dari insiden ini,” tegas Budi.

Saat ini, pesawat masih di lokasi menunggu air pasang baru akan dilakukan evakuasi karena roda di bagian belakang tidak bisa keluar. “Roda belakang tidak mau keluar sehingga menyulitkan proses evakuasi, makanya kami menunggu air pasang, baru melakukan evakuasi pesawat tersebut,” terang Budi.***

 

 

 

 

 

 

Source;kompas

Share :

Baca Juga

Featured

Peduli Kesehatan, Polres Karimun Ikuti Sosialisasi BPJS Kesehatan

Batam

Polda Kepri Gagalkan 19 Kg Sabu di Perairan Jambi

Gaya Hidup

Heboh Di Playstore Ada Game Bernama ” Memerangi Allah Of Kung Fu”

Berita

Kadis LH Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan di Hari Yang Fitri

Featured

Gubernur Kepri Buka Acara Pelaksanaan World Clean Up Day Kepri 2018

Featured

Festival Langkisau Sukses Diselenggarakan Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat

Featured

Brigjen Idham Azis: Polisi Brengsek Saya Libas

Featured

Padang Dikepung Banjir, BMKG: Hujan Diprediksi hingga Jumat Pagi
error: Content is protected !!