Produk Impor Tanpa Label SNI Bebas di Jual di Swalayan Sumber Rezeki

- Jurnalis

Senin, 4 Juni 2018 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Tanjungpinang- Swalayan Sumber Rejeki diam diam ternyata memperjual belikan produk impor tanpa label Standar Nasional Indonesia (SNI) kini diantaranya adalah banyaknya mainan anak-anak, perabot rumah tangga, barang elektronik, kertas, dan berbagai jenis produk impor lainnya.

Produk impor yang tidak di labelkan SNI di Swalayan Sumber Rezeki kini semakin membanjiri di Swwalayan serba Rp. 10.000 di Jalan Adi sucipto Km 10 ,Senin (04/05) sore.

Ketika awak media ingin mencoba mengambil gambar-gambar barang yang diperjual belikan dengan harga serba Rp.10.000 itu salah satu satuan pengamanan (Satpam) Sumber Rejeki langsung menghampiri dan meminta untuk keluar untuk membicarakan masalah barang-barang yang berbahaya itu

“Maaf pak. Saya Satpam sini. Saya tadi mendapatkan laporan dari karyawan, bapak-bapak tadi foto-foto,” ungkap Mulyono.

Awalnya Mulyono bersedia untuk di wawancarai terkait maraknya barang-impor yang tidak memiliki SNI itu, namun ketika ditanyakan mengenai ijin usaha yang memperbolehkan menjual barang-barang impor yang berbahaya itu ia langsung meminta untuk berurusan dengan bagian keuangan.

“Kalau masalah itu saya tidak tahu pak. Sebaiknya nanti dibicarakan sama pihak management, yakni buk Mona,beliau bagian keuangan,” ungkapnya.

Maraknya barang impor jenis barang campuran yang di jual di swalayan Sumber Rezeki menandakan lemahnya pemgawasan dari Dinas Perdagangan dan perindustrian pemerintah kota Tanjung Pinang  menjadi sorotan berbagai  pihak.

“Saya menduga adannya konspirasi antara aparat setempat dengan pengusaha untuk meloloskan produk impor masuk ke Tanjung Pinang ini,”jelas sumber yang enggan disebutkan namanya.

Sampai berita ini di terbitkan kepala dinas Perdagangan dan Perindustrian Pemerintah Kota Tanjungpinang belum memberikan keterangan resmi soal produk impor tanpa labelisasi SNI yang di jual oleh Swalayan Sumber Rezeki.(budi)

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

27 Kg Sabu Digagalkan di Selat Akar, Polisi Tembak Juru Mudi-Desakan Bongkar Bandar Besar Menguat
Satgas Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Percepat Pembangunan di Dua Titik Kabupaten Siak, Satu Titik Hampir Rampung
Menaker Tekankan Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta
Menaker Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja
Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta
Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 15:35 WIB

27 Kg Sabu Digagalkan di Selat Akar, Polisi Tembak Juru Mudi-Desakan Bongkar Bandar Besar Menguat

Selasa, 28 April 2026 - 12:24 WIB

Satgas Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Percepat Pembangunan di Dua Titik Kabupaten Siak, Satu Titik Hampir Rampung

Rabu, 22 April 2026 - 18:36 WIB

Menaker Tekankan Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta

Minggu, 19 April 2026 - 20:37 WIB

Menaker Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja

Sabtu, 18 April 2026 - 20:46 WIB

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Berita Terbaru