Rafiq: Pahami Kondisi, Jangan Memaksakan Kehendak

- Jurnalis

Minggu, 16 Juli 2017 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  • ​Terkait Unjuk Rasa Pemuda Pangke Di PT Saipem

liputankepri.com, Karimun – Bupati Karimun Aunur Rafiq, menghimbau kepada  pemuda Desa Pangke Barat yang melakukan aksi unjuk rasa di PT Saipem beberapa waktu lalu yang perekrutan tenaga kerja tempatan, untuk saling memahami dengan tidak memaksakan kehendak agar tidak terjadi anarkis.

Bupati Karimun Aunur Rafiq, menghimbau kepada pemuda pangke yang berunjuk rasa di PT Saipem beberapa waktu lalu, untuk dapat memahami kondisi yang ada dengan tidak memaksakan kehendak terkait lapangan kerja.

Dirinya menegaskan, siapapun boleh menyampaikan aspirasi, tapi jangan anarkis. Jangan memaksakan kehendak, harus berpikir realistis dengan logika bahwa kondisi ini harus dipahami para pekerja di Kabupaten Karimun.

“Jangan anarkis, jaga kondisi Karimun yang baik ini, jaga iklim investasi yang baik ini,” tegas Rafiq kepada wartawan, usai membuka kegiatan Bhakti Sosial Pengobatan Gratis di Vihara Buddha Diepa Karimun, Sabtu (15/7/2017).

Rafiq mengungkapkan, saat ini PT. Saipem sedang mengalami penurunan omset dari pekerjaan proyeknya. Sehingga mau tidak mau akan terjadi pengurangan tenaga kerja.

“Saat ini PT Saipem mengalami penurunan pendapatan dari pengerjaan proyek, bahkan saat ini belum ada lagi proyek yang dikerjakan. Sehingga mau tidak mau, suka atau tidak suka terjadi pengurangan dari 15.000, PT Saipem hanya mempekerjakan 1.500 sampai 2.000 tenaga kerja saja,” ungkap Rafiq

Namun demikian, Rafiq juga menjelaskan kondisi seperti ini telah disampaikan Pemerintah Kabupaten Karimun kepada Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Terkait bagaimana mendorong lapangan pekerjaan dari Pemerintah Pusat untuk dapat dikerjakan di Karimun.

“Jangan khawatir, beberapa perusahan akan masuk ke Karimun seperti PT.GRM, sedang mempersiapkan tiga perusahaan di pulau Asam, yang akan menyerap tenaga kerja lebih kurang 4.000-5.000 orang. Begitu juga perusahaan Jaya Anur Riya di Coastal Area, juga menjadi peluang kerja bagi tenaga kerja lokal,” jelasnya. (***)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Karimun Ikuti Kenduri Kebangsaan dan Doa Bersama HUT Bhayangkara Ke-80
Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau
Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran
Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80
Grand Final Turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolres Karimun Cup 2026
PT PLN Karimun Akui Pemasangan Kabel Internet Milik PT SOLNET Ilegal
Polres Karimun Gelar Apel Sabuk Kamtibmas
Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:18 WIB

Polres Karimun Ikuti Kenduri Kebangsaan dan Doa Bersama HUT Bhayangkara Ke-80

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:06 WIB

Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:45 WIB

Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:55 WIB

Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:24 WIB

Grand Final Turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolres Karimun Cup 2026

Berita Terbaru

Berita

Karya Pemuda Padang Resmi Jadi Logo HUT ke-81 RI

Senin, 29 Jun 2026 - 18:21 WIB