banner 200x200

Home / Kepri / Tanjungpinang

Senin, 19 September 2016 - 17:48 WIB

Sebelum Diresmikan Mega Proyek Jembatan I Dompak Dipastikan Aman

“Jangan buru-buru peresmian jembatan selesai, karena kan harus dicek terlebih dahulu. Termasuk juga kesiapan administrasinya,” kata Irwansyah, kemarin.

 

Liputankepri.com,Tanjungpinang – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau, Irwansyah mengimbau kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau agar benar-benar menjamin bahwasanya Jembatan I Dompak sudah layak dan aman digunakan sebelum diresmikan. Menurutnya, untuk sebuah megaproyek, tidak perlu terburu-buru dalam peresmiannya.

“Jangan buru-buru peresmian jembatan selesai, karena kan harus dicek terlebih dahulu. Termasuk juga kesiapan administrasinya,” kata Irwansyah, kemarin.

Administrasi yang dimaksudkan Irwansyah tak lain dan tak bukan adalah berkenaan dengan sertifikat keselamatan penggunaan jembatan. Menurutnya itu hal penting yang harus ada sebelum jembatan yang menghubungkan Tanjungpinang dengan Dompak itu diresmikan.

Baca Juga :  Tim Gabungan Bea Cukai Amankan 3000 Karung Bawang Merah Ilegal

“Termasuk pula administrasi serah-terima. Itu prosesnya seperti apa. Ada juga surat dari Menteri untuk gubernur itu bagaimana. Sudahkah gubernur menyelesaikan itu semua,” ungkap Irwansyah.

Di tempat terpisah, Ketua Komisi III DPRD Kepri, Saproni menjelaskan, surat dari Kementerian Pekerjan Umum ini ditujukan kepada Gubernur Kepri. “Bukan kepada dinas terkait,” jelasnya.

Sehingga terpulang kepada gubernur perihal pelimpahan pendelegasian tindak lanjut atas surat tersebut kepada dinas terkait. Hanya saja, Saproni ingin menegaskan, selaku mitra kerja pemerintah, Komisi III DPRD Kepri menginginkan surat tersebut lekas dijawab secara tertulis. “Saya juga minta mereka konsultasi ke pusat seperti apa,” ungkapnya.

Dinas PU, kata Saproni, sudah ke pemerintah pusat dengan membawa kajian-kajian itu. Rencananya, setelah merampungkan agenda bersama badan anggaran, Komisi III DPRD Kepri bakal memanggil Dinas PU Kepri terkait hal ini.

Baca Juga :  Kapolda Kepri: Semoga rekan-rekan TNI semakin profesional, menjadi kebanggaan rakyat Indonesia

“Tapi sepertinya dengan keyakinan mereka, berarti sudah ada titik temu. Namun saya minta ini secara formal. Jadi nanti dalam rapat tentu kami meminta sejauh mana koordinasi antara pemprov dan pusat,” ujarnya.

Ini menjadi penting, sambung Saproni, mengingat pembangunan jembatan umumnya memiliki daya tahan dan daya guna hingga ratusan tahun. “Kalau di kemudian hari ada pertanyaan-pertanyaan yang muncul atau kejadian yang membuat kami harus berurusan dengan yang berwajib maka itu, semua harus ada dasar-dasarnya,” pungkasnya. (aya/bpos)

Share :

Baca Juga

Anambas

TNI AL Amankan Kapal Ilegal Fishing di Laut Natuna Utara

Batam

Sekwan Kota Batam Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kepri

Dede Farhan: Buang Limbah Industri Sembarangan,Polri Harus Bertindak Tegas

Ekonomi

Syukuran Dua Tahun Kepemimpinan, Bupati dan Wakil Bupati Karimun Gelar Wirid Bersama

Featured

Petugas BC Kembali Gagalkan Sabu di Bandara Hang Nadim

Berita

BLT Dana Desa Rp600 ribu Mulai Disalurkan di Karimun

Batam

Buronan Kasus Korupsi Dermaga Kabupaten Lingga Ditangkap Kejagung

Batam

Kapolda Kepri Bentuk Tim Anti Pungli
%d blogger menyukai ini: