Tiga Kasus Gizi Buruk Kembali Di Temukan

- Jurnalis

Rabu, 18 Januari 2017 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Nias – Kasus Gizi buruk kembali ditemukan di Nias Barat, Sumatra Utara. Tiga bocah gizi buruk ditemukan dalam kondisi memprihatinkan sehingga harus dititipkan ke Yayasan Karya Faomasi Zo’aya.

Ketiganya adalah Kezia Daeli (6), bocah perempuan dengan berat 8 kg; Yogo Prasetyo Daeli (44 bulan), bocah laki-laki dengan berat 5 kg; dan Gideon Prasetia Daeli (2), bocah laki-laki dengan berat 4 kg. Ketiganya merupakan anak pasangan Salahi Daeli dan Komariah, warga desa Lasara, Lahomi, Nias Barat.

Selain berasal dari keluarga tidak mampu, ibu dari ketiga anak disebut juga mengalami gangguan kejiwaan.

“Sehari-hari, saya merawat ketiga anak ini tanpa bantuan orangtuanya. Anak ini diantar langsung oleh kepala desa. Ibunya juga mengalami penyakit gangguan jiwa,” kata Suster Klara Duha yang kini merawat ketiganya di yayasan, Rabu (18/1).

Suster Klara mengatakan, dari diagnosis sementara, ketiga bocah tersebut mengalami gizi buruk dengan keluhan yang berbeda. Beberapa di antaranya badan lemah, sekujur pantat kemerahan dan terjadi pembengkakan pada kedua kaki.

Ketiga kakak beradik penderita gizi buruk itu berasal dari keluarga kurang mampu yang tidak memiliki biaya pengobatan. Mereka pun tidak memiliki kartu layanan kesehatan gratis dari pemerintah.

“Anak-anak ini berasal dari keluarga miskin. Sedikitpun tidak punya biaya pengobatan bahkan kartu kesehatan,” ujar dia.

Suster Klara berharap ada pihak-pihak yang ringan tangan membantu pengobatan ketiga anak malang tersebut. Sambil menunggu bantuan, ketiga bocah itu akan dirawat di Yayasan Karya Faomasi Zo’aya.

“Pemerintah sudi kiranya meringankan beban yang dialami ketiga anak tersebut,” kata Suster Klara.***

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemnaker Gandeng Prefektur Miyazaki, Perluas Peluang Penempatan Magang Teknis ke Jepang
Pemkab Meranti Gandeng ANRI dan Perpusnas, Perkuat Arsip Digital dan Budaya Literasi di Wilayah Perbatasan
Kemnaker Siapkan Pelatihan Agroforestry untuk Perluas Peluang Kerja Warga Garut
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Cek Lahan Jagung di Desa Bagan Melibur
Menaker Tegaskan Pentingnya Sertifikasi Kompetensi bagi Lulusan Magang
Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Ketua DPD AKPERSI Kepri Kecam Keras Soal Intimidasi Pers di Karimun
Sektor Informal Masih Mendominasi, Wamenaker: Pemuda Perlu Ciptakan Lapangan Kerja Baru
Wakapolda Riau Resmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Meranti, Desa Banglas Barat Jadi Benteng Pesisir Lawan Peredaran Gelap

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:33 WIB

Kemnaker Gandeng Prefektur Miyazaki, Perluas Peluang Penempatan Magang Teknis ke Jepang

Senin, 11 Mei 2026 - 20:27 WIB

Pemkab Meranti Gandeng ANRI dan Perpusnas, Perkuat Arsip Digital dan Budaya Literasi di Wilayah Perbatasan

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:21 WIB

Kemnaker Siapkan Pelatihan Agroforestry untuk Perluas Peluang Kerja Warga Garut

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:59 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Cek Lahan Jagung di Desa Bagan Melibur

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:22 WIB

Menaker Tegaskan Pentingnya Sertifikasi Kompetensi bagi Lulusan Magang

Berita Terbaru