Wow !! Belasan PSG Terjaring Razia

- Jurnalis

Jumat, 27 Januari 2017 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com.com,Selatpanjang – ​15 wanita diangkut oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (26/1/17) malam, karena tidak memiliki identitas.

Pengamanan terhadap 15 wanita ini usai melakukan razia ke sejumlah Pujasera di wilayah Kota Selatpanjang, diantaranya Pujasera O2, Pujasera Dragon, Pujasera Happy Five (H5) dan Pujasera Alang.

Dalam razia yang dipimpin Kasi Penegak Perda Satpol PP Meranti, Masdiana itu mulai menyisir lokasi wanita-wanita malam itu sekitar pukul 21.00 WIB.

Informasi yang diterima dilapangan, belasan wanita-wanita itu diangkut menggunakan mobil patroli menuju Kantor Satpol PP Jalan Merdeka, Kelurahan Selatpanjang Kota.

“Kebanyakan wanita yang diangkut tersebut merupakan wanita yang berkerja didunia malam berasal dari luar daerah Kepulauan Meranti yang tidak memiliki KTP dan kartu tanda pengenalan lainnya,” Sebut Kasatpol PP Joko Surianto Selamat, SH, MM.

Joko juga menjelaskan, pihak Satpol PP Meranti melakukan razia tadi malam merupakan panduan surat edaran keramaian, penertiban dan keamanan. Selanjutnya pihak Satpol PP menurunkan sebanyak 30 personil.

“Dari hasil razia itu kita mengamankan 15 pramusaji yang tidak memiliki Identitas. Sehingga tadi malam kita mendatakan semua dan meminta mereka pulang ketempat masing-masing,” ungkap Joko.

Selain mendata dan mengamankan pramusaji pihak satpol PP tidak mau para pengunjung yang datang ke Meranti dalam perayaan Imlek sekaligus perang air terganggu. Untuk itu tadi malam pihak satpol PP melakukan penertiban dan pendataan.

Diakui Joko pula bahwa, pihaknya telah berkoordinasi dengan semua pihak baik itu Polisi, TNI, dan Pihak Kecamatan.**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Meranti dan Warga Gotong Royong, Bangun Dua Jembatan Merah Putih
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi, Sita 10 Ribu Liter BBM Ilegal
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
Panggilan Adat di Tengah Aroma Fee Proyek, LAMR Seret BWS Sumatera III, Vendor dan Donatur ke Meja Klarifikasi
DPRD Meranti Bedah LKPJ 2025, Fraksi-Fraksi Serukan Perubahan Nyata dan Akhiri Ketimpangan
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah
Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima
Jelang Idul Fitri 2026, Pejabat Pemkab Meranti Terancam Dapat Sangsi Tegas Jika Gunakan Kendaraan Dinas Untuk Mudik

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 11:47 WIB

Polres Meranti dan Warga Gotong Royong, Bangun Dua Jembatan Merah Putih

Minggu, 5 April 2026 - 20:49 WIB

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi, Sita 10 Ribu Liter BBM Ilegal

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:06 WIB

Panggilan Adat di Tengah Aroma Fee Proyek, LAMR Seret BWS Sumatera III, Vendor dan Donatur ke Meja Klarifikasi

Senin, 30 Maret 2026 - 14:08 WIB

DPRD Meranti Bedah LKPJ 2025, Fraksi-Fraksi Serukan Perubahan Nyata dan Akhiri Ketimpangan

Berita Terbaru