Terkait Dugaan Cacing pita Ini penjelasan BPOM ” Bukan Cacing Pita Tapi Cacing Gilig” Kalengan Sarden

- Jurnalis

Selasa, 20 Maret 2018 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SELATPANJANG – Sejumlah petugas dari Dinas terkait di Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Meranti, mendatangi toko sembako yang menjual sarden kemasan kaleng Selasa 20/03/2017

Kedatangan tim yang terdiri dari Dinas Perindustrian dan Pedagangan Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM), Dinas Kesehatan dan Pihak Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru, memberi penjelasan terkait sarden kaleng diduga mengandung cacing, yang ditemukan di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Ada dua sampel, setelah diuji memang ada cacing gilig, bukan cacing pita,” ungkap Rita Astria, Seksi Pemeriksaan Balai BPOM Pekanbaru, kepada wartawan, saat pemeriksaan peredaran sarden kaleng yang diduga mengandung cacing, di sejumlah toko di Selatpanjang, Selasa 20 Maret 2018.

Namun begitu, menurut Rita, untuk lebih lanjut pihaknya masih menunggu intruksi dari Balai BPOM pusat.

“Untuk lanjutnya seperti apa kita masih nunggu intruksi dari Balai BPOM Pusat,” ujarnya.

Ketika ditanya terkait bahaya cacing gilig, Rita menjelaskan jika cacing gilig bersifat parasit dan juga bisa menyebabkan penyakit.

“Kami akan melakukan pengamanan di tempat dulu, untuk produknya sendiri jadi dari pihak swalayan atau toko bisa mengembalikan ke distributor agar mengembalikan ke importir,” jelas dia.

Sementara pihak Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DisperindagkopUKP) Kepulauan Meranti mengimbau agar masyarakat lebih teliti dalam membeli sarden kaleng.

“Sarden kaleng yang temukan mengandung cacing itu mackerel merek famerjack, jadi masyarakat diimbau agar teliti kalau membeli,” beber Hariadi, Kasi Perdagangan Dalam Negeri dan Luar Negeri Disperindag Kepulauan Meranti.(An)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS
Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro
Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru
Pemkab Kepulauan Meranti Raih Opini WDP dari BPK atas Laporan Keuangan Tahun 2025
Lepas Siswa Raudhatul Athfal, Pemkab Meranti Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan Anak Usia Dini
Kapolsek Kampar Kiri Pimpin Panen Raya Jagung Pipil di Desa Gunung Mulya
Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
Hidayat Pimpin KONI Meranti Periode 2026-2030, Wabup Muzamil Tekankan Kekompakan dan Prestasi

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:26 WIB

Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:23 WIB

Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:24 WIB

Pemkab Kepulauan Meranti Raih Opini WDP dari BPK atas Laporan Keuangan Tahun 2025

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:21 WIB

Lepas Siswa Raudhatul Athfal, Pemkab Meranti Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan Anak Usia Dini

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:11 WIB

Kapolsek Kampar Kiri Pimpin Panen Raya Jagung Pipil di Desa Gunung Mulya

Berita Terbaru