Lihat Videonya : Waduh Air Kemasan Isi Ulang Di Meranti Ada Jentik Nyamuk Masih Hidup

- Jurnalis

Selasa, 9 April 2019 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,SelatpanjangDepot air minum isi ulang di Selatpanjang, masih ada yang ditemukan tak bersih lantaran air kemasan galong ditemukan ada jentik nyamuk yang masih hidup dan beredar luas di masyarakat.Selasa pagi (09/4).

Salah satu pelanggan air kemasan (Galon) menemukan jentik nyamuk yang masih hidup, di dalam air galong dari sebuah depot isi ulang air minum di Kabupaten Meranti.

Hal tersebut tentunya membuat warga was-was, dan khawatir air yang selama ini mereka minum mengandung kuman tak layak untuk di komsumsi masyarakat

• Klik video dibawah ini temuan jentik nyamuk masih hidup

Jentik nyamuk itu ditemukan sendiri oleh Piskot Ginting, Selaku Kabid Penegak Perda Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kepulauan Meranti, ia juga salah seorang pelanggan air isi ulang Galong tersebut dikediamannya Jalan Diponegoro, Gang Media Kelurahan Selatpanjang kota, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.

Ginting, juga salah satu pelangan air galong kemasan itu, saat ditemui media ini mengaku gelisah dengan adanya temuan ini

“Saya juga heran, kok bisa di dalam air galong isi ulang itu ada jentik nyamuk beberapa hari lalu saya beli sekitar 6 galon dan sempat terbuang sekitar 5 galon, Saya lihat langsung, jentik nyamuknya masih hidup di dalam galon. Bagaimana cara mereka (pedagang) melakukan penyaringan,” katanya.

Menurutnya, ini kali pertama beliau mendapati jentik nyamuk di dalam air minum galon yang baru dibelinya.

“sebenarnya kualitas air galon tak layak di komsumsi itu, diketahui banyak dijual di Jalan rintis yang dikelola oleh perusahaan Bening yang beralamat dijalan Merbau Selatpanjang Kota, nampaknya perlu dipertanyakan kelayakannya,”

Ditambahnya lagi, Dengan membeli air minum di sejumlah depot air isi ulang, ternyata tidak terjamin kesehatannya, meski sudah melalui proses penyaringan dengan menggunakan peralatan berteknologi canggih, setelah dikakukan pengecekan surat izin usaha tersebut ternyata sudah kadarwarsa atau masa berlakunya sudah habis.

Dari pantauan awak media dilapangan jelas terlihat jentik jentik nyamuk masih hidup, dan berkeliaran didalam kemasan galon sampai berita ini dimuat belum ada kejelasan.

Menyikapi hal itu, Kabid Penegak Perda Piskot Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kepulauan Meranti Ginting, terkait temuan ini akan menyurati dinas kesehatan.(Red)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS
Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro
Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru
Pemkab Kepulauan Meranti Raih Opini WDP dari BPK atas Laporan Keuangan Tahun 2025
Lepas Siswa Raudhatul Athfal, Pemkab Meranti Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan Anak Usia Dini
Kapolsek Kampar Kiri Pimpin Panen Raya Jagung Pipil di Desa Gunung Mulya
Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
Hidayat Pimpin KONI Meranti Periode 2026-2030, Wabup Muzamil Tekankan Kekompakan dan Prestasi

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:26 WIB

Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:23 WIB

Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:24 WIB

Pemkab Kepulauan Meranti Raih Opini WDP dari BPK atas Laporan Keuangan Tahun 2025

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:21 WIB

Lepas Siswa Raudhatul Athfal, Pemkab Meranti Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan Anak Usia Dini

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:11 WIB

Kapolsek Kampar Kiri Pimpin Panen Raya Jagung Pipil di Desa Gunung Mulya

Berita Terbaru