BP Batam Ajak Masyarakat Realisasi Pengembangan Rempang Eco-City

- Jurnalis

Senin, 5 Februari 2024 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk segera menyelesaikan pembangunan empat rumah contoh bagi warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City.

Ia menargetkan, pengerjaan empat rumah yang berlokasi di Tanjung Banon tersebut akan selesai pada bulan Maret 2024 mendatang.

Oleh sebab itu, Rudi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung realisasi pengembangan investasi di Rempang.

Sehingga, tidak ada lagi kabar yang berhembus untuk memprovokasi masyarakat di sana.

“Pemerintah akan memperhatikan betul hak-hak warga selama pengembangan Rempang ini dilakukan,” tegas Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Bengkong di Golden View, Minggu (4/2/2024).

Baca Juga :  Dukung Perubahan, Masyarakat Sagulung Komitmen Menangkan Pasangan Rudi - Rafiq di Pilgub

Berdasarkan laporan tim di lapangan pada tanggal 29 Januari 2024 lalu, progres pengerjaan empat rumah tersebut sudah mencapai sekitar 20 persen.

Dengan rencana investasi di sana, Rudi berharap, Rempang dapat menjadi kota baru.

Dimana, investasi pun akan terus tumbuh maksimal dan mampu menyerap ratusan ribu tenaga kerja. Sehingga, hal tersebut dapat membuka peluang maupun kesempatan kerja bagi generasi muda di Batam.

“Pemerintah ingin ekonomi masyarakat tempatan juga ikut meningkat dengan hadirnya investasi di Rempang,” kata Rudi lagi.

Hingga saat ini, sudah sebanyak 387 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City siap pindah ke hunian sementara demi mendukung terealisasinya Program Strategis Nasional (PSN) tersebut.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Karimun Ungkap Narkoba 1,9 Kg Sabu

Berdasarkan catatan Posko Pelayanan, keseluruhan KK itu tersebar di dua kelurahan. Dengan rincian, 167 KK berasal dari Rempang Cate dan sisanya sebanyak 220 KK dari Sembulang.

Sementara, 94 KK sudah pindah ke hunian sementara sembari menunggu realisasi pembangunan rumah baru untuk mereka.

“Mari kita dukung pembangunan ini. Jaga kekompakan agar tidak ada lagi isu miring di luar sana,” pesan Rudi. (*)

 

Humas BP Batam 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perhitungan Lifting Migas Anambas Wewenang Dirjen Anggaran Kemenkeu RI
Demi Jaga Kamtibmas Tim Raga Polres Kep.Meranti Rutin Laksanakan Patroli KRYD
Kolaborasi Kemanusiaan TNI AL dan PT TIMAH Tbk untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh
Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud
Patroli Tengah Malam, Kapolsek Tualang Pimpin Pengecekan Pos Ronda Demi Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif
340 Siswa MAN Insan Cendikia Antusias Ikuti Program Police Goes To School
Sertijab Sejumlah Kepala Desa di Kecamatan Kampar Sekaligus Pelepasan Purna Tugas ASN
Buka Diklat Calon Paskibraka Meranti, Wabup Muzamil : Menjadi Paskibraka adalah Kebanggaan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:47 WIB

Perhitungan Lifting Migas Anambas Wewenang Dirjen Anggaran Kemenkeu RI

Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:31 WIB

Kolaborasi Kemanusiaan TNI AL dan PT TIMAH Tbk untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh

Selasa, 2 Desember 2025 - 08:04 WIB

Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud

Minggu, 5 Oktober 2025 - 10:05 WIB

Patroli Tengah Malam, Kapolsek Tualang Pimpin Pengecekan Pos Ronda Demi Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif

Senin, 29 September 2025 - 11:03 WIB

340 Siswa MAN Insan Cendikia Antusias Ikuti Program Police Goes To School

Berita Terbaru

Advertorial

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

Sabtu, 24 Jan 2026 - 19:04 WIB