Liputankepri.com Meranti– Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Dumai engan untuk memberi keterangan terkait ulah oknum PLN Rayon oknum Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti yang terindikasi mengutamakan melayani kebutuhan pengusaha kilang sagu dari pada melayani kebutuhan masyarakat yang diduga kuat berkerjasama dengan oknum bero jasa untuk meraih kehuntungan lebih.
Seperti halnya disampaikan oleh Manajer ULP Selatpanjang, Jannatul Firdaus saat dikonfirmasi ulang media ini, Selasa 25/06/2019 lalu bawa persolan tersebut sudah disampaikan ke area dumai,”Saya hanya meneruskan pekerjaan yang belum diselesaikan pemasangan jaringan di kilang sagu itu pada tahun 2017 lalu, pada saat itu saya tidak tau mana sekala prioritas.
Dan saya sudah menyampikan ke pihak Area Dumai untuk ngomong lansung mengenai hal itu, tapi pihak Area Dumainya tidak mau,” Kata Jannatul Firdaus saat jumpai diruang kerjanya.
Menanggapi persolan yang sebelumnya dilempar untuk menanya langsung ke pihak PLN Area Dumai tersebut ia coba meluruskan bahwa mengapa sampai saat ini aliran listrik dikilang sagu tertahan perkerjaannya sampai saat ini sebab ada masyarakat protes katena belum mendapatkan ganti untung lahan yang akan di lewati pasang tiang jaringan,”Pada saat tim survei PLN kelapangan l, Aril biro jasa dari Pt Mandiri Service Jaya mengatakan semuanya sudah selesai dan tidak ada masalah, nyatanya dilapangan pada saat pemasanagan jaringan masih ada ganti untung lahan masyarkat yang lewati pasang tiang jaringan belum diselesaikan,” Jelasnya.
Disingung mengenai biaya pemasangan jaringan baru di kilang sagu membengkak mencapi 350 juta lebih ia mengaku pernah menengar hal itu,”Ya, Saya pernah dengar itu, tapi bukan petugas PLN yang melakukan tapi aril biro dari Pt Mandiri Service Jaya.
Ini perlu saya luruskan bahwa biro jasa itu bukan bagian dari PLN, biro itu dibawah perusahaan jasa yang memiliki Sertifikat Laik Operasi (SLO) apa bila mereka melakukan kesalahaan perusahaan mereka bisa dibeklis,”Terangnya.
Jelasnya lagi ,”Kita dari PLN hanya menyediakan Tiang dan terapo sampai di lokasi, untuk akses maupun ganti untung lahan dan itilasi itu biro Aril, untuk itu Aril juga bilang ada surat kuasa dari masyarakat dan pemilik kilang untuk menyelesaokan dan membayar ganti untung lahanya masyarakat yang dilewati pemasangan tiang listrik,” Ujarnya.
Aril biro jasa dari Pt Mandiri Service Jaya setiap kali dihubungi media ini ia berkelah bahwa lagi diluar kota dan sibuk,”Saya lagi diliarkota ada perkerjaan nanti kita ketemu diselatpanjang,” Kelahnya, Jumat 28/06/2019.
Anehnya lagi ketika ditanya perusahaan mana yang digunakan sebagi biro jasa ia mengaku membantu saja. (Tommy)










