Bupati Meranti Tinjau Jalan Sungai Juling yang Ambruk, Instruksikan Perbaikan Sementara

- Jurnalis

Selasa, 4 Maret 2025 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meranti – Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Meranti, meninjau kondisi Jalan Sungai Juling yang mengalami kerusakan parah, Selasa (4/3/2025).

Sejumlah ruas jalan di kawasan Pasar Sungai Juling mengalami reruntuhan di beberapa sisi dengan lubang yang cukup besar. Kondisi ini meresahkan para pedagang karena lokasinya yang berdekatan langsung dengan laut.

Menanggapi hal tersebut, Bupati H. Asmar segera turun langsung ke lokasi bersama Dinas PUPR untuk melihat kondisi jalan yang ambruk.

“Bupati beserta rombongan melakukan peninjauan agar jalan yang ambruk ini segera bisa digunakan kembali oleh masyarakat dan mencegah adanya korban. Untuk sementara, perbaikan darurat akan dilakukan agar aktivitas tetap berjalan,” ujar Bupati.

Sebagai langkah awal, Bupati menginstruksikan Dinas PUPR untuk memasang papan satu inci guna memastikan pedagang di Pasar Modern tetap bisa beraktivitas seperti biasa.

“Ke depan, pemerintah akan melihat ketersediaan anggaran. Jika memungkinkan, Jalan Sungai Juling ini akan direnovasi secara menyeluruh,” tambahnya.

Sementara itu, Dinas PUPR Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan bahwa pelantar di kawasan tersebut sebenarnya bukan diperuntukkan sebagai pasar, melainkan sebagai jalan penghubung. Namun, karena masyarakat telah terbiasa berjualan di sana, pihaknya tidak bisa serta-merta melarang aktivitas perdagangan di kawasan tersebut.

“Pak Bupati tetap berkeinginan membenahi pelantar ini secara maksimal. Jika memungkinkan, pengajuan anggaran untuk perbaikan Jalan Sungai Juling akan dilakukan pada tahun 2026 melalui perencanaan di Bappeda, mengingat peranannya dalam mendukung perekonomian masyarakat,” ujar perwakilan Dinas PUPR.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindak) Kabupaten Kepulauan Meranti, Marwan, menambahkan bahwa meskipun kawasan tersebut bukan pasar resmi, masyarakat nelayan setempat sudah terbiasa berjualan di sana.

“Sejauh ini, masyarakat enggan dipindahkan ke Pasar Modern karena sudah nyaman berjualan di lokasi tersebut. Ini menjadi tantangan bagi pemerintah dalam penataan kawasan pasar,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengurus Koperasi Silva Aulia Lestari Hormati Kebijakan Penertiban Panglong Arang Bakau
Polsek Tebing Tinggi Barat dan Kelompok Tani Tanam Jagung Pipil Dukung Ketahanan Pangan
ASN Meranti Dilarang Live Streaming Saat Jam Dinas
Perkuat Korwas PPNS, Polres Meranti Bahas Implementasi KUHAP 2025
PT Timah Salurkan Belasan Sapi Kurban di Meranti
Kunker Ke Meranti DPRD Karimun Pelajari Strategi Digitalisasi Disdukcapil
Bhabinkamtibmas Desa Sungai Cina Cek Kelompok Ternak Ikan Mujair untuk Dukung Ketahanan Pangan Rangsang Barat
Pemantauan Jagung Pipil: Polsek Tebing Tinggi Barat Terus Dampingi Petani

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:47 WIB

Pengurus Koperasi Silva Aulia Lestari Hormati Kebijakan Penertiban Panglong Arang Bakau

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:38 WIB

Polsek Tebing Tinggi Barat dan Kelompok Tani Tanam Jagung Pipil Dukung Ketahanan Pangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:50 WIB

ASN Meranti Dilarang Live Streaming Saat Jam Dinas

Senin, 25 Mei 2026 - 16:20 WIB

Perkuat Korwas PPNS, Polres Meranti Bahas Implementasi KUHAP 2025

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:28 WIB

PT Timah Salurkan Belasan Sapi Kurban di Meranti

Berita Terbaru

Berita

Operasi Patuh 2026 Bakal Digelar mulai 8 Sampai 21 Juni

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:13 WIB