Tragis! Gara-gara Gadai Handphone, Suami di Bengkalis Bacok Istri hingga Tewas

- Jurnalis

Rabu, 16 April 2025 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com Bengkalis – Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang berujung maut kembali terjadi di Kabupaten Bengkalis. Seorang wanita bernama Susilawati (34), warga Jalan Gajahmada, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, ditemukan tewas mengenaskan usai dibacok suaminya sendiri pada Minggu sore (13/4/2025).

Hal itu disampaikan, Kapolres Bengkalis, AKBP Budi Setiawan kepada Awak media di kutip dari Riauaktual.com bahwa peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di kediaman pasangan tersebut.

“Berdasarkan keterangan saksi dan hasil penyelidikan awal, kejadian bermula dari pertengkaran antara pelaku, Nali (37), dan korban yang diduga dipicu masalah gadai telepon genggam,” kata Kapolres.

Baca Juga :  Debat Pilkada Kepri, Rudi - Rafiq Sampaikan 8 Program Unggulan

Dalam kondisi emosi, dijelaskan Kapolres AKBP Budi, pelaku mengambil sebilah kapak dari bawah lemari makan dan mengayunkannya ke arah leher istrinya sebanyak dua kali.

“Akibat luka parah yang diderita, korban meninggal di tempat kejadian,” ungkapnya.

Usai melakukan aksinya, pelaku berjalan ke rumah paman korban, Umar (59), sambil menyerahkan kapak yang digunakan dan mengakui perbuatannya.

“Saya bacok istri, ini kapaknya,” jelas AKBP Budi sebagaimana dikatakan pelaku kepada Umar.

Adik korban, Astuti (30), yang mengetahui kejadian tersebut segera melapor ke Polsek Bantan. Petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi, mengamankan pelaku, menyita barang bukti berupa sebilah kapak dan pakaian korban, serta membawa jenazah ke RSUD Bengkalis untuk proses selanjutnya.

Baca Juga :  Provinsi Kepri Jadi yang Terbaik Tangani Pandemi Covid-19 di Wilayah Sumatera

Kapolres Bengkalis menyebutkan bahwa korban dan pelaku telah menikah dan dikaruniai seorang anak perempuan berusia 13 tahun. Dari pengakuan pelaku, mereka kerap terlibat perselisihan rumah tangga.

“Pelaku saat ini telah diamankan dan proses hukum sedang berjalan. Kami juga telah melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi, serta mengumpulkan bukti pendukung,” ujar AKBP Budi.

Kasus ini tengah ditangani lebih lanjut oleh Polsek Bantan di bawah koordinasi Polres Bengkalis. Situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan terkendali.l Safrizal 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Sudandri Pimpin Evaluasi Ranperda Pertanggung Jawaban APBD 2025 di BPKAD Riau
Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas
Bupati Asmar Buka Harapan Muda Cup I, 96 Tim Berebut Gelar Juara dan Jadi Ajang Cetak Atlet Muda Meranti
Pemkab Meranti Terima Penghargaan Mitra Kerja Kementerian Hukum 2026, Komitmen Perkuat Pelayanan Hukum
Bupati dan Kapolres Meranti Sambut Tim Kompolnas, Visitasi Award 2026 Resmi Dimulai
Polisi Bongkar Jaringan Narkoba di Tebing Tinggi: Dua Pria Ditangkap, 22 Paket Sabu Disita
Satlantas Polres Karimun Perkuat Pengaturan dan Edukasi Keselamatan di Titik Rawan Kecelakaan
Kapolres Karimun Pimpin Taptu dan Pawai Obor HUT RI Ke-81
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:57 WIB

Sekda Sudandri Pimpin Evaluasi Ranperda Pertanggung Jawaban APBD 2025 di BPKAD Riau

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Bupati Asmar Buka Harapan Muda Cup I, 96 Tim Berebut Gelar Juara dan Jadi Ajang Cetak Atlet Muda Meranti

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Pemkab Meranti Terima Penghargaan Mitra Kerja Kementerian Hukum 2026, Komitmen Perkuat Pelayanan Hukum

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Bupati dan Kapolres Meranti Sambut Tim Kompolnas, Visitasi Award 2026 Resmi Dimulai

Berita Terbaru

error: Content is protected !!