Dorong Potensi PAD Daerah, Komisi III Gelar Pertemuan Bersama PT. PHR

- Jurnalis

Sabtu, 24 Mei 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, liputankepri.com – Dalam upaya menggali perkembangan sektor perpajakan, Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis bersama dinas terkait melakukan diskusi ke PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Rumbai, Kota Pekanbaru, Kamis (22/05/2025).

Pertemuan ini membahas kontribusi PT. PHR terhadap pendapatan daerah Kabupaten Bengkalis, dan berlangsung di ruang rapat PT. PHR.

Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Bengkalis, H. Misno, menyampaikan apresiasinya atas sambutan dari PT. PHR. Ia menegaskan pentingnya konsultasi ini dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah melalui kontribusi pajak dari sektor industri.

Ketua Komisi III, Sanusi, menambahkan bahwa pertemuan ini bertujuan mendalami potensi dan langkah-langkah yang dapat mendorong potensi PAD dari Mitra Kerja WK (Wilayah Kerja) Rokan dalam kepatuhan membayar objek pajak dan retribusi daerah khususnya perusahaan yang bermitra dengan PHR di wilayah Kab. Bengkalis.

“Apresiasi kami dari komisi III untuk PHR yang sudah menerima kami untuk berdiskusi. DPRD Bengkalis ingin bersama sama bersinergi dengan PHR dalam hal turut mendorong mitra kerja untuk menunaikan kewajiban pembayaran pajak dan retribusi daerah di Kabupaten Bengkalis. Masih ada ditemukan beberapa mitra kerja PHR yang yang enggan memasang plang nama perusahaan, menggunakan plat non BM, CSR yang masih belum maksimal, Izin berusaha dll, yang berdampak pada kurang nya pendapatan asli daerah”. Tegas Sanusi.

Kepala Bidang Pendataan dan Pendaftaran Bappenda Bengkalis, Yuni Harmonisari, menjelaskan bahwa kerja sama dengan PT. PHR telah berjalan baik. Ia juga menyampaikan bahwa pada tahun 2025 terjadi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan.

Baca Juga :  BP Batam Perkuat Diplomasi Investasi Lewat Perwakilan di Singapura

Perwakilan dari PT. Pertamina Jakarta Pusat, Saka, menyampaikan bahwa pihaknya akan mendukung jika ada imbauan atau edaran dari pemerintah terkait kepatuhan pajak. “Benar apa yang dikatakan Pak Sanusi, kalau beroperasi di sini, seharusnya pajak juga dibayarkan di sini,” ujarnya.

Anggota Komisi III, Fakhtiar Qadri, menyoroti kondisi lapangan setelah kegiatan subkontraktor PHR, khususnya terkait kebersihan pasca pekerjaan di wilayah Duri. Ia meminta perhatian PHR agar aktivitas perusahaan tidak mengganggu masyarakat.

“Kami mengapresiasi program-program PHR. Namun, kami berharap program tersebut bisa bersinergi dalam membangun perekonomian masyarakat dan meningkatkan PAD,” lanjutnya.

Rudi Arief, Manager External Communication & Stakeholder Relations PT. PHR, menyatakan bahwa seluruh kegiatan perusahaan dilengkapi dengan NPWP. Ia juga menyampaikan sejumlah program kerja sama seperti dengan Politeknik Negeri Bengkalis, pengembangan UMKM, program bank sampah, penanganan stunting, dan pemberian beasiswa.

Baca Juga :  Wakil Presiden Ma'ruf Amin Resmikan Pasar Encik Puan Perak Tanjungpinang

Sekretaris Komisi III, Adihan, menyarankan pembentukan tim pendataan kebutuhan PHR agar komunikasi dan kolaborasi antara DPRD, pemerintah daerah, dan PHR lebih optimal, khususnya dalam pemanfaatan ruas jalan operasional.

Sementara itu, Rahmad, Wakil Ketua Komisi III lainnya, menekankan pentingnya perhatian terhadap peluang kerja bagi masyarakat dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. “Kami berkomitmen memperjuangkan hak masyarakat, terutama dalam lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Anggota Komisi III, Rosmawati Sinambela, menyampaikan keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan, dan berharap PHR dapat membantu perbaikannya.

Menutup pertemuan, Rudi kembali menegaskan komitmen PHR dalam mendukung peningkatan PAD Kabupaten Bengkalis melalui pembayaran pajak dan perbaikan infrastruktur. “Separuh dari PAD Kabupaten Bengkalis berasal dari pajak PT. PHR. Kami juga akan memperbaiki jalan yang rusak tanpa menunggu permintaan dari pemerintah atau masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, jika terjadi kecurangan dalam penerimaan tenaga kerja, masyarakat diimbau segera melapor ke Dinas Tenaga Kerja, karena PHR hanya memiliki kewenangan untuk memberikan teguran.(Safrizal)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Magang Nasional Batch I Ditutup, Kemnaker Perkuat Sertifikasi Kompetensi dan Akses Kerja
Polsek Minas Ringkus Pelaku Pencurian Motor dan HP di Pondok Kebun, Pelaku Sempat Kabur ke Solok
Kapolsek Tualang Subuh Keliling di Masjid Ar Rahmat, Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Jauhi Narkoba
Operasi PETI Polda Riau: 29 Kasus Terbongkar, 1.167 Rakit Tambang Ilegal Dimusnahkan
Menaker: Perluasan Jaminan Sosial Harus Menjangkau Pekerja Informal
Aksi Nekat Buang Sabu Gagal Dua Pria Di Meranti Diciduk Polisi
Diduga Tanpa Dokumen Resmi, Nama L’Man Muncul di Pengiriman Ratusan Kilogram Daging Tujuan Karimun
Polda Kepri Gagalkan Penyeludupan 12 Ribu Batang Kayu Bakau Tujuan Malaysia
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 03:15 WIB

Magang Nasional Batch I Ditutup, Kemnaker Perkuat Sertifikasi Kompetensi dan Akses Kerja

Jumat, 24 April 2026 - 12:26 WIB

Polsek Minas Ringkus Pelaku Pencurian Motor dan HP di Pondok Kebun, Pelaku Sempat Kabur ke Solok

Jumat, 24 April 2026 - 12:25 WIB

Kapolsek Tualang Subuh Keliling di Masjid Ar Rahmat, Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Jauhi Narkoba

Jumat, 24 April 2026 - 11:06 WIB

Operasi PETI Polda Riau: 29 Kasus Terbongkar, 1.167 Rakit Tambang Ilegal Dimusnahkan

Jumat, 24 April 2026 - 10:48 WIB

Menaker: Perluasan Jaminan Sosial Harus Menjangkau Pekerja Informal

Berita Terbaru

Nasional

Polres Karimun Terima Kunjungan Tim Supervisi Baharkam Polri

Sabtu, 25 Apr 2026 - 03:16 WIB